Skema Fan/Kipas Pendingin Otomatis Untuk Amplifier

Skema Fan otomatis. Kipas atau fan Otomatis Untuk Elektronika Audio Dan Pemancar ini maksudnya yaitu kipas berbasis detektor suhu, dimana yang akan menyala ketika perangkat elektronika yang membutuhkan pendinginan segera dalam suhu dengan panas tertentu. Dengan demikian kipas hanya akan menyala ketika perangkat membutuhkan pendinginan cepat yang tentu akan banyak manfaatnya. Perangkat elektronika umumnya yang membutuhkan pendinginan terus menerus adalah power amplifier dan pemancar (TX) alat komunikasi, power supply dll.

Skema Kipas/Fan Pendingin Otomatis Berbasis Suhu Sederhana Dengan Thermystor

NTC adalah jenis termistor yang ketika suhu semakin memanas maka resistansinya akan menurun, yang digunakan adalah NTC dengan nilai 10K yaitu resistansi default dengan setelan suhu sekitar 70ºF (suhu kamar) sesuai datasheetnya dalam artian suhu masih dingin.
Skema Fan Kipas pendingin otomatis Audio dan Pemancar

Komponen yang dibutuhkan

  • R1 8K2
  • R2, R3 10K
  • R4 1K
  • NTC 10K
  • C1 1000uf/16V
  • TR1 2n2907
  • FAN 12VDC
  • IC1 M741 Op-amp

Cara Kerja Rangkaian

Rangkaian ini menggunakan termistor yang merupakan jantung dari sirkuit ini karena yang bertugas mendeteksi perubahan suhu yang akan dikirim ke IC1 yaitu Op-amp LM741. Resistansi termistor adalah sekitar 10.000 ohm pada suhu 70º F atau suhu kamar. Resistansi tersebut akan berkurang saat termistor memanas hingga mencapai ambang tegangan yang ditentukan oleh R1 8K2. Transistor 2n2907 akan menjadi jenuh karena keluaran dari IC op-amp berubah dari tinggi ke rendah, sehingga arus akan mengalir melalui emitor TR1 menuju ke kolektor. Untuk meredam noise dari kipas rangkaian ini ditambahkan Kapasitor C1 1000uf/16V, yang juga menyediakan start kapasitif untuk motor. Jika suara kipas terdengar kita bisa menaikkan nilai dari C1. Kita dapat mengganti R1 dengan potensio 10K untuk mengubah setelan suhu saat kipas menyala.

Baca Juga :  Keunggulan Kekurangan Avometer Digital Vs Analog

Manfaat Kipas otomatis Pada Power Amplifier, Pemancar dll

  • Rangkaian cukup sederhana, mudah dibuat tanpa PCB
  • Komponen sedikit sehingga biaya juga murah
  • Kipas bekerja secara otomatis, sehingga efisien karena hanya akan menyala ketika panas mencapai ambang
  • Mudah dipasang di perangkat yang membutuhkan pembuangan panas untuk mendinginkannya
  • Karena hanya menyala ketika dibutuhkan, pada penggunaan yang rendah misalnya audio pada malam hari kipas tidak berputar sehingga tidak terdengar bising
  • Blok elektronika tidak cepat kotor karena debu karena kipas hanya menyala pada kondisi saat dibutuhkan saja.

Aplikasi

  • Dapat digunakan untuk mengontrol suhu perangkat elektronik yang membutuhkan pendinginan cepat seperti amplifier maupun pemancar radio
  • Dapat juga digunakan sebagai coolpad untuk laptop atau komputer

Kesimpulan :

Demikian skema Kipas Fan pendingin Otomatis Untuk Power Amplifier Dan Pemancar, dengan komponen yang sedikit, sederhana sehingga mudah dirakit dan biaya murah. Kipas pendingin otomatis ini bekerja berdasarkan perubahan suhu pada termistor yang diumpankan ke IC op-amp untuk mengaktifkan/menonaktifkan transistor dalam menghubungkan kipas dan sumberdaya listrik sehingga kipas bisa menyala pada suhu yang diharapak untuk mendinginkan perangkat.

Leave a Reply