Cara Mengatasi Amplifier Mendengung Dengan Tepat

Cara mengatasi amplifier dengung tidak sepenuhnya susah, atau tidak sepenuhnya mudah alias gampang-gampang susah karena banyak faktor yang sangat mempengaruhi. Amplifier dengung bisa disebabkan filter-filter tegangan tidak berfungsi dengan baik, grounding yang tidak memadai, intervensi frekwensi tinggi dari rangkaian lain, power supply yang tidak stabil, desain pre-amp yang kurang mumpuni. Dalam artikel ini akan kita bahas tuntas dan kongkret  dari A sampai Z, supaya siapapun termasuk pemula bisa dengan mudah memahami dan menanggulanginya.

Cara Untuk Mengatasi Amplifer Mendengung/Nois Dengan Tepat Dan efektif

Cara mengatasi dengungan pada amplifier

Pembukaan topik

Amplifier menghasilkan dengung itu sebenarnya lumrah dalam kasus yang ringan yang tidak mengganggu kualitas audio. Terkadang memang susah membuat amplifier rakitan benar-benar zero(0) dengungan, karena ini melibatkan banyak sekali aspek terutama desain rangkaian.

Nah desain rangkaian atau modul elektronik yang banyak beredar tak semuanya memiliki kualitas rangkaian yang sempurna seperti rangkaian yang dibuat oleh merk perusahaan terkenal. Bahkan, produk perusahaan terkenal saja tidak menjamin 100% bebas dengungan.

Tetapi minimal audio rakitan kalian tidak menghasilkan efek dengungan yang mengganggu yang menurunkan kualitas audio. Untuk mengatasi amplifier dengung harus dimulai dari hulu supaya lebih tepat dan cepat mengatasi permasalahan ini dengan baik.

Periksa power supply

Power supply yang masih kurang bersih adalah power supply yang masih terlalu banyak meloloskan tegangan ripple, hal ini sangat mempengaruhi sinyal audio dan menyebabkan dengung atau nois. Dalam hal ini meliputi elco filter yang kurang bagus, dioda penyearah atau dioda bridge yang kapasitasnya kurang atau berkualitas rendah. Trafo yang kualitasnya kurang baik misalnya gulungan kurang padat, keren besi yang bermutu rendah serta ada kebocoran sangat menyebabkan dengungan.

Jadi investasikan dana yang cukup untuk merakit power supply, pilih komponen berkualitas dan buat rangkaian power supply yang ringkas tidak banyak menggunakan kabel serta gunakan kabel yang tebal.

Jika trafo berada dalam satu box amplifier, pisahkan agak menjauh dari sirkuit terutama kit pre-amp misalnya tone control, giga bass, galaxy, turbo bass dan lain-lain. Karena sirkuit preamp sangat sensitif terhadap intervensi frekwensi dari trafo dan kabel-kabel tegangan yang melintang.

Periksa driver amplifier

Dalam hal ini driver mengacu kepada driver class AB atau Class H. Driver amplifier yang tanpa input (input 0) harusnya senyap tanpa nois jenis dengung apapun. Jika driver amplifier mengeluarkan dengung berarti ada masalah besar dengan driver amplifier tersebut, terutama DC Offsett(DCO) yang masuk ke output. DC Offset harusnya 0 volt tidak boleh lebih dari itu. Jika driver ada trimpot setelan DC Offset maka setelan ini harus dioptimalkan hingga DCO 0volt, jika tidak ada trimpot pada sebagaian jenis driver yang lain artinya driver didesain dengan DCO 0, akan tetapi jika ditemukan DCO yang terukur misalnya 1volt atau lebih maka kemungkinan ada yang salah dengan driver amplifier tersebut.

DCO adalah masalah krusial, masalah ringannya dapat menyebabkan dengung pada speaker dan masalah beratnya dapat menyebabkan driver speaker terbakar. Jika kamu menemukan masalah ini, harusnya diselesaikan misalnya mengganti transistor driver, transistor bias, dioda dioda blok bias dan transistor final. Tidak selalu transistor yang bermasalah bisa diukur dengan multimeter, jika punya periksa dengan alat ukur digital yang banyak dijual di marketplace. Ada kemungkinan perancangan driver kurang bagus, jadi gunakan driver yang sudah memiliki reputasi baik dan tidak ada masalah dengan dengung.

Baca juga : Cara Menyetel Bias Dan DC Offset Pada Driver Amplifier Class A/B

Periksa pre-amp yang ada

Pre-amp mengacu kepada penguat sinyal audio untuk meningkatkan kapasitas sinyal yang sesuai. Aplikasi yang umum dari pre-amp adalah tone control, parametrik, pre-amp mic, giga bass dkk. Pertama, pastikan pre-amp yang kamu gunakan memiliki reputasi bagus dan sudah banyak yang menggunakannya. Karena desain pre-amp dan pemilihan komponen yang sesuai sangat berpengaruh, sehingga desain yang tidak praktis dan pemilihan komponen yang kurang pas berpotensi menyebabkan nois pada ouputnya dan dikuatkan oleh power ampifier.

Baca Juga :  Kelebihan Rangkaian Paralel, Kekurangan dan Contohnya

Periksa pengkabelan

Pengkabelan yang baik sangat penting supaya tidak menjadi sumber suara dengung pada speaker . Kabel yang kurang bagus dan kurang cocok serta penataan/manajeman pengkabelan yang amburadul berpotensi tinggi menyebabkan dengungan. Untuk kabel tegangan gunakan kabel yang besar dan usahakan sependek mungkin, dan kabel tegangan harus dipisahkan dengan kabel input output – jangan dibendel menjadi satu dengan kabel input ouput.

Untuk kabel input output gunakan kabel khusus yang disebut kabel skerm, yang memiliki kawat selubung ground. Juga usahakan kabel input ouput sependek mungkin, maka dari itu penataan modul-modul sirkuit sangat penting. Untuk itulah pabrik biasanya membuat satu kesatuan rangkaian yang tidak terpisah-pisah antara modul pre-amp, untuk meminimalisir penggunaan kabel.

Periksa Grounding

cara membuat ground stereo amplifier tonecontrol

Grounding dalah istilah umum dalam pemberian ground yang tepat pada sebuah amplifier, yang tujuan utamanya adalah mencegah intervensi sinyal dan distorsi penyebab dengung. Grounding yang baik akan meredam sinyal frekwensi liar penyebab dengungan yang potensial.

Pada umumnya box amplifier terbuat dari bahan logam, seluruhnya atau sebagian, ini adalah bagian dari grounding. Box dari plastik atau triplek bukan penghantar sehingga tidak bisa dijadikan ground, tetapi bukan berarti box plastik atau triplek tidak dapat menghilangkan potensi dengungan dari frekwensi liar. Oleh karena itu pada box yang bukan dari logam harus menata pengkabelan dengan minimal dan termanajemen dengan baik.

Triknya untuk box amplifier non logam, semua body potensio di hubungkan dengan jalur ground(0) dari rangkaian. Jika box terbuat dari logam, cukup ambilkan ground (0) dari ground rangkaian utama. Tambahkan kabel yang besar, dari ground rangkaian di sambungkan dengan body amplifier. Cukup satu jalur ground saja, jangan banyak banyak.

Atau gunakan pangkon/dudukan untuk modul rangkaian yang terbuat dari logam dan terhubung dengan ground pada PCB rangkaian/sirkit. Tanpa perlu tambahan kabel ground ke body logam amplifier.

Box yang terbuat dari logam umumnya mampu meredam dengungan secara lebih baik dari sisi intervensi frekwensi liar secara eksternal dari lingkungan misalnya frekwensi liar dari stasiun radio lokal, dll.

Baca juga : Cara Membuat Ground Pada Amplifier Supaya Tidak Berdengung

Regulator untuk pre-amp

Tone control, giga bass, preamp mic, galaxy, parametric umumnya membutuhkan supply yang teregulasi alias stabil. Jadi gunakan rangkaian regulator yang bagus sehingga tegangan supply ke sirkit-sirkit tersebut menjadi stabil. Baca juga : rangkaian regulator

Pada sebuah modul yang peka biasanya membutuhkan power supply tersendiri, jadi artinya tidak bisa digabung menjadi satu dengan supply untuk modul yang lain. Jadi coba untuk memberikan power supply tersendiri untuk modul tersebut misalnya modul mp3 bletooth.

Baca juga : Cara Merakit Amplifier bluetooth Suara Mantab Untuk pemula

Tambahkan filter tegangan pada setiap modul

Jika driver amplifier tidak dengung, biarkan saja jangan diutak atik. Jika tone control menyebabkan dengung maka tambahkan filter berupa Elco 1000uf/35V pada jalur input tegangan/supply untuk tone control pada PCBnya. Hal ini juga berlaku pada modul yang lain jika diketahui menjadi sumber dengung misalnya modul Mp3 atau gigabass/galaxy.

Jika menggunakan trafo tersendiri untuk blok sirkit modul pre-amp menyebabkan dengung, coba menggunakan cara => Disini

Urut-urutan rangkaian modul yang membangun amplifier

Urut urutan modul pada sebuah amplifier adalah trik belaka, tidak ada kepastian dan ini cenderung subyektif berdasarkan pengalaman saja.

Jika urut-urutannya demikian => Gigabass/galaxy => Tone control => Driver/power dan menyebabkan dengung, maka coba dibalik menjadi : Tone control =>Gigabass/galaxy => Driver/power.

Kesimpulan

Ada banyak hal yang menyebabkan dengungan pada amplifier rakitan. Semua blok berpotensi menyebabkan dengungan, dari mulai power supply, driver, pre-amp , hingga teknik grounding, dan pengkabelan yang tidak pas. Kamu harus bisa memastikan semua bekerja dengan benar dan terpasang dengan seharusnya. Tidak ada cara khusus yang bisa memastikan akan terbebas dari dengungan pada amplifier, tetapi langkah langkah diatas umumya bisa mengatasinya.

Leave a Reply