Amplifier Dengung Tidak Ada Suara? Ini Penyebabnya

Amplifier Dengung Tidak Ada Suara bisa disebabkan oleh beberapa kerusakan komponen internal. Hal ini umumya disebabkan karena kegagalan kerja atau kerusakan komponen aktif seperti transistor, dioda atau IC. Oke mari kita bahas!

Menganalisa dan Memperbaiki Kerusakan Amplifier Hanya Dengung Tak Ada Suara

Kita harus menganalisa untuk menemukan penyebab kerusakan ini, dan mulailah dari memeriksa jek/konektor, power supply dan seterusnya sampai bagian penguat akhir untuk menemukan penyebabnya. Hal ini karena keruskan amplifier dengung tidak suara bisa disebabkan oleh beberapa faktor kemungkinan yang bisa terjadi.

Periksa Jek/Soket RCA dan Soket Lainnya

Putusnya jalur input/output biasanya menyebabkan dengungan yang besar dan suara audio/musik tidak keluar. Biasanya jek atau soket/konektor berkarat atau longgar yang menyebabkan jalur input/output terputus. Untuk itu sebelum melangkah menganalisa komponen internal pada blok sirkuit keseluruhan amplifier, pastikan hubungan soket dan jek tidak ada masalah.

Cek secara fisik komponen dan rangkaian

Cara mengatasi dengungan pada amplifier

Periksa apakah tidak ada kabel yang putus, atau mengelupas dan terjadi konslet. Amati secara fisik apakah tidak ada komponen yang terlihat gosong, pecah atau melembung(biasa terjadi pada elco). Komponen aktif seperti dioda, transistor atau IC adalah inti dari penguatan sinyal pada amplifier, jika pecah bisa menyebabkan konslet sehingga terdengar hanya dengung tidak ada suara. Jika kamu menemukan komponen ada yang pecah, gosong, atau melembung, setelah diganti amplifier jangan langsung dihidupkan karena bisa saja disebabkan oleh masalah pada power supply. Lanjutkan memeriksa power supply.

Pastikan Power Supply Normal

Multimeter posisi selector arahkan ke pengukuran tegangan / voltage DC. Seperti biasa, probe warna hitam ditempelkan ke ground dan probe merah ditempelkan ke output tegangan. Lihat apakah menunjukkan arus yang normal sesuai kebutuhan dari amplifier? Misalnya amplifier tersebut beroperasi di tegangan 12vDC , maka jarum multimeter ya harusnya menunjukkan angka 12V. Perbaiki jika tegangan terukur yang tidak menyimpang, lebih atau kurang.

Pada power supply SMPS, maka ini adalah pekerjaan yang rumit dan kamu harus bisa memahami jenis psu ini. Baca juga : Cara Memperbaiki Power Supply SMPS Rusak Mati Total

Pada power supply liner atau trafo biasa, pastikan jalur atau kabel tidak ada yang putus, konslet, serta dioda dalam keadaan normal dan elco filter juga masih normal kapasitansinya. Lanjutkan memeriksa blok berikutnya jika power supply ternyata normal dan masih dengung.

Baca Juga :  Fungsi Komponen X-tal/Kristal, Cara Kerja Dan Aplikasinya

Periksa Blok Power Amplifer

Kerusakan Power amplifier umumnya disebabkan oleh jenis komponen aktif seperti transistor, dioda dan IC. Beberapa amplifier hanya menggunakan transistor saja seperti power amplifier class AB, dan ada yang menggunakan IC saja atau kombinasi IC dan Transistor. Kerusakan komponen aktif pada amplifier seringkali short yang menyebabkan arus DC loss masuk ke speaker sehingga hanya terdengar suara dengungan saja. Ukur tegangan masukan(VCC), jika tegangan drop berarti memang ada komponen aktif yang short. Kemudian ukur tegangan keluaran ke speaker, dengan multimeter pada posisi selector mengukur tegangan DC. Jika terukur tegangan DC berarti bisa dipastikan ada transistor, dioda atau IC yang short dan harus diganti.

Akan tetapi kerusakan dioda ini jarang terjadi, kasus yang paling sering adalah disebabkan kerusakan transistor penguat akhir/final, atau IC power jika menggunaka IC. Periksa apakah transistor short atau tidak, caranya baca di : Cara Menggunakan Multimeter Analog Dan Digital

Periksa Tone Control

Jika kamu sudah bisa memastikan bahwa power amplifiernya tidak terjadi kerusakan maka perlu dilanjutkan untuk memeriksa bagian tone control.

Tone control adalah penguat sinyal input yang ditambahkan pengaturan seperti volume, bass, midle dan treble. Tentu saja jika tone control bermasalah bisa menyebabkan amplifier dengung saja tidak ada suara musik yang terdengar di speaker. Pada bagian tone control juga terdapat komponen aktif, bisa transistor atau IC dan juga dioda. Kerusakan pada komponen aktif tone control sangat bisa menyebabkan suara amplifier hilang hanya terdengar dengunan saja.

Akan tetapi tone control beroperasi pada tegangan rendah, kerusakan pada komponen aktif tone control umumnya disebabkan oleh tegangan berlebih dari power supply dan regulator tegangan. Ukur tegangan tone control apakah masih normal misalnya 12v, jika normal selanjutnya periksa transistor atau IC yang ada apakah ada yang kerusakan short.

Penutup

Secara umum, kerusakan amplifier Dengung Tidak Ada Suara disebabkan karena transistor penguat akhir atau IC power yang hort sehingga arus DC masuk ke speaker dan menyebabkan suara dengungan saja. Tetapi juga tak jarang disebabkan oleh jek dan soket audio in/out yang sudah rusak sehingga menyebabkan sinyal audio terganggu dan menyebabkan masalah.

Kerusakan amplifier Dengung Tidak Ada Suara yang disebabkan oleh kerusakan komponen internal dalam sirkuit membutuhkan pengetahuan elektronika yang memadai. Jika kamu belum memiliki dasar elektronika yang cukup sebaiknya menyerahkan urusan ini kepada ahlinya supaya kerusakan tidak semakin parah. Amplifier tidak mengandung bawang tetapi mengandung arus listrik, kesalahan sedikit bisa berakibat fatal.

Leave a Reply