Penyebab Body & Input Amplifier Nyetrum dan Cara Memperbaikinya

Body Amplifier beserta input, microphone, bahkan kabel speaker nyetrum adalah kerusakan yang sangat umum terjadi terutama jika sudah agak berumur atau sering dipakai. Memang sih, meskipun nyetrum kadang amplifier masih bisa digunakan; tapi tentunya hal ini sangat menggangu – bahkan berpengaruh terhadap suara biasanya ampli menjadi agak ada dengungannya. Baca juga : Cara Menyambung Banyak Speaker yang Benar pada Audio Sound System

Kerusakan amplifier nyetrum ini biasanya disebabkan karena ada kebocoran tegangan pada trafo, yang kondisinya bisa ringan atau berat – jika kebocorannya ringan setrum hanya kecil dan cuma bikin kaget  jika menyenggol body yang dari logam atau input dan mic – dan biasanya ampli masih bisa bunyi normal.

Pada kondisi yang berat, hal ini bisa hampir atau sama dengan rasanya kesetrum tegangan 220VAC dari listrik PLN. Tapi meskipun ringan atau berat, sebaiknya segera diatasi agar tidak membahayakan saat amplifier dihidupkan.

Penyebab Body, input atau mic Amplifier Nyetrum dan Cara Mengatasinya :

#1 Penyebab Umum

Kabel dan saklar koslet :

Penyebab terbanyak memang adanya kebocoran trafo power supply,  tapi penyebab lain dari body ampli nyetrum bisa juga sebab lain, misalnya kabel AC 220 yang terkelupas dan nempel body.

Kerusakan saklar on/off yang rusak karena meleleh terkena panas bisa menyebabkan komponen didalamnya nyentuh body amplifier sehingga input dan seluruh bagian bisa nyetrum.

Baca juga : Skema Dan Cara Membuat Power Supply Power OCL 150Watt

Kebocoran trafo :

Kebocoran antara lilitan primer dan skunder pada trafo adalah penyebab yang paling sering menyebabkan body amplifier nyetrum. Kenapa bisa terjadi kebocoran? Hal ini karena penyekat atau isolator yang memisahkan antara gulungan primer dan skunder trafo (biasanya dari kertas dan isolatape) mengkerut karena sering terkena paparan panas selam ampli dihidupkan.

Mengkerutnya isolator akan menyebabkan lilitan primer trafo dan skunder bersinggungan secara langsung sehingga tegangan primer yang 220V menjadi bocor ke gulungan skunder trafo yang terhubung dengan rangkaian amplifier – akibatnya body dan semua input output yang terbuka akan nyetrum jika tersentuh.

Selain karena isolator gulungan yang mengkerut, penyebab lainnya adalah ada hubungan antara gulungan primer dan body trafo yang dibaut dengan body, sehingga semua bagian dari amplifier nyetrum yang terbawa oleh output trafo hingga ke michrophone dan body.

Coba test menggunakan obeng test pen, jika test-pen nyala baik terang ataupun redup maka bisa dipastikan boy amplifier akan nyetrum. Test pen tidak boleh nyala sedikitpun saat disentuhkan ke body trafo atau body amplifier atau output trafo.

Baca juga : Cara Merangkai Banyak Elco Untuk Power Supply Power Amplifier

#2 Cara Mengatasi

Periksa Kabel dan Saklar :

Periksa dulu kabel AC 220 atau saklar AC yang rusak, dan pastikan dalam keadaan baik. Jika memang sudah bisa dipastikan dan tak ditemukan koslet , maka bisa melanjutkan memeriksa trafo. Karena kemungkinan kedua ini yang paling sering daripada kabel atau saklar yang rusak.

Atasi Kebocoran Trafo :

Trafo yang bocor menyebabkan body amplifier nyetrum, untuk mengatasinya hal pertama kamu perlu lakukan adalah memeriksa kondisi trafo, bagian mana yang bocor. Kebocoran trafo yang bisa menyebabkan nyetrum pada body amplifier, bisa terjadi karena konek antara lilitan primer dan skunder – bisa juga konek antara lilitan primer dan body trafo. Berikut cara memeriksanya :

Cara memeriksa apakah ada hubungan/konek antara gulungan primer dan skunder :

Cara Mengatasi body amplifier nyetrum

  1. Ambil Avometer, Untuk pemeriksaan pertama kali posisikan ohm-meter AVO pada posisi X1, lalu tempelkan probe merah ke pin lilitan primer dan yang probe hitam ke pin skunder trafo. Jika ada hambatan/jarum menyimpang  maka tingkat kebocoran trafo bisa dibilang parah.
  2. Jika jarum hanya diam saja / tidak menyimpang pada X1, lalu cobalah memutar setelan ohm ke posisi X10K untuk memeriksa kemungkinan kebocoran yang lebih halus. Lalu lanjutkan mengetestnya lagi – jika jarum menyimpang(ada tahanan);  walaupun jarum menyimpang sedikit,  tapi trafo masih bisa nyetrum meskipun ringan – ini level kebocoran masih tahap ringan.
Lihat Juga :  Cara Memasang Transistor Final Sanken pada PCB Driver OCL Safari 400 watt

Cara memeriksa apakah ada hubungan/konek antara gulungan primer dan body trafo :

penyebab body dan input amplifier nyetrum

  • Gunakan ohm meter pada AVO pada posisi X1, probe merah kebody trafo, lalu probe hitam ke pin jalur 220V atau primer trafo. Jika jarum menyimpang, artinya ada kebocoran parah antara body trafo dan lilitan primer/jalur 220V.
  • Jika ternyata jarum hanya diam saja / tidak menyimpang pada X1, maka kemudian putar setelan ohm-meter ke posisi X10K dan lanjutkan mengetestnya lagi – jika jarum menyimpang(ada tahanan), walaupun sedikit trafo masih bisa nyetrum. Tapi ini artinya level kebocoran masih ringan.

Jika kamu sudah memeriksa trafo seperti cara diatas, maka kamu bisa melanjutkan untuk mengatasinya supaya tidak nyetrum berdasarkan temuan diatas :

Kamu bisa mengganti trafo dengan yang baru, atau memperbaiki trafo dengan jalan membongkarnya lalu menggulungnya lagi. Untuk memperbaiki trafo lihat tutorialnya di ==> Cara memperbaiki trafo bocor dan nyetrum

Saat ini kamu ingin lebih cepat, masih belum bisa mengganti atau memperbaiki trafo? Maka solusi berikut dibawah ini mungkin bisa kamu lakukan supaya body amplifier kamu tidak  nyetrum lagi :

Memberikan ground ke bumi:

Jika kebocorannya masih ringan, maka nyetrumnya juga masih ringan atau tidak begitu terasa sakit. Artinya kebocoran trafo masih belum parah yaitu sekitar 10% – 40%. Cara mengatasinya tak harus mengganti/memperbaiki trafo –  yaitu kamu bisa mengatasinya dengan menghubungkan body trafo dengan kabel lalu disambungkan dengan logam yang ditancapkan ke tanah – atau istilahnya di ground kebumi.

Atau kalau rumah kamu ada besi cor yang terlihat, kamu bisa menyambungkannya ke situ. Saya bisa memastikan bahwa ketika sudah diberikan ground body amplifier berikut input/mic tak akan nyetrum lagi . Untuk memastikannya, kamu bisa mengujinya dulu dengan testpen. Jika testpen tak nyala lagi maka Problem solved! Kamu bisa menggunakan lagi ampli dengan aman.

Baca juga : Skema Cara Menggabungkan 2 Trafo untuk keperluan 1 Power Amplifier

Memberikan isolalator atau penyekat non logam antara body trafo dan body amplifier:

Kamu bisa memberikan sekat pada body trafo dan ampli apabila mengetahui kebocoran trafo disebabkan oleh hanya terhubungnya gulungan primer dan body trafo. Hal ini sebenarnya masih bisa diatasi dengan cara memberikan ground jika kebocoran masih level ringan.

Tapi kalau kebocoran sudah berat atau 80% keatas grounding justru dapat membahayakan. Maka kamu harus mengganti trafo supaya aman dan tak berisiko.

Kalau memang masih ringan atau belum nyetrum-nyetrum amat, berikan saja sekat dari isolator misalnyab triplek atau karton antara body trafo dan body amplifier – pastikan mur/baut pengikatnya juga diberi isolator. Kemudian cek dengan avometer(seperti cara diatas) probe merah ke body trafo, dan probe hitam ke body amplifier. Jika isolator sudah bekerja dengan baik maka jarum avometer tidak akan menyimpang. Hidupkan amplifier, lalu test menggunakan testpen pada bodynya – kalau memang disebabkan koslet antara body trafo dan lilitan primer trafo % isolator kamu sudah betul maka body ampli sudah tak nyetrum lagi alias test-pen tak menyala. Problem solved!

Disarankan : Memberikan ground atau memberikan sekat isolator pada trafo untuk mengatasi ampli nyetrum akibat adanya kebocoran pada trafo adalah bersifat sementara. Hal ini kerusakan trafo biasanya diawali dari kebocoran ringan, dan semakin lama pemakaian akan bertambah parah kerusakannya. Maka agar aman 100% , maka disarankan untuk mengganti saja trafo nya jika diketahui bocor, atau kamu bisa memperbaiki trafonya dengan cara membongkar dan menggulung ulang.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *