Cara Menguji MOSFET Menggunakan Multimeter Analog

Cara yang paling mudah untuk menguji transistor jenis mosfet adalah dengan menggunakan multimeter analog. Mosfet kependekan dari Metal Oxide Semiconductor Field Effect Transistor, atau sering disebut dengan FET saja. Mosfet seringkali digunakan pada perangkat Switch Mode Power Supply(SMPS) karena lebih dingin artinya lebih kuat daripada transistor bipolar biasa. Masih ada beberapa sirkuit elektronik lain yang sering menggunakan FET, umumnya model switching termasuk power amplifier class D. Kasus kerusakan dan kebocoran Mosfet dalam sebuah rangkaian elektronik cukup tinggi, sehingga Anda perlu tahu bagaimana cara menguji Mosfet secara tepat dan akurat.

Cara menguju Mosfet tak sama dengan cara menguji transistor biasa, dan kebanyakan teknisi pemula akan sedikit bingung pada awalnya. Namun jangan khawatir, sebenarnya ada cara yang sederhana dan mudah yang bisa Anda lakukan seperti yang akan dijelaskan pada bagian selanjutnya dalam artikel ini.

Baca juga : Alat kalkulator Penghitung Kode Warna Resistor 4, 5, 6 Gelang | Online

Cara mudah dan sederhana mengetes Mosfet secara akurat menggunakan multimeter analog

Mengetahui Pin dan type kanal Mosfet yang akan di uji

Sebelum menguji sebuah MOSFET, pastikan Anda mengetahui type mosfet dan data pin/urutannya dulu. Anda bisa mengetahui data sebuah mosfet dengan cara melihat datasheet produk dengan cara browsing diinternet.

Mosfet tersedia 2 tipe kanal(channel) yaitu mosfet kanal N dan mosfet kanal P; kalau pada transistor bipolar mungkin senada dengan NPN atau PNP. Data pin Mosfet yaitu G (gate) → D(drain) → S(source) . Setelah Anda mengetahui type kanal dan data pin sebuah mosfet, sekarang saatnya untuk mengujinya apakah masih baik atau sudah rusak dengan menggunakan multimeter analog.

Cara test Mosfet dengan avometer biasa

Langkah Pengujian Mosfet

  1. Atur multimeter analog pada posisi pengkukuran ohm meter X10Ω
  2. Tempatkan probe tester warna hitam pada pin Drain, dan probe merah pada pin Gate. Ini akan melepaskan kapasitansi dalam MOSFET.
  3. Selanjutnya probe tester warna merah tempelkan ke pin Source, sementara probe hitam menempel pada pin Drain.
  4. Dengan probe warna merah masih menempel pada pin Source dan probe warna hitam menempel pada pin Drain; sekarang gunakan ujung jari Anda untuk menyentuh pin Gate dan pin Drain secara bersama-sama. Jarum multmeter analog harus bergerak menuju ke sekitar posisi tengah pada indikator meter.
  5. Lepaskan probe tester warna merah dari pin Source dulu sebentar, lalu tempelkan kembali ke pin Source   – hasilnya jarum multimeter analog harus bergerak menyimpang ke posisi tengah indikator meter.
  6. Untuk mengosongkan MOSFET kembali; lepaskan probe warna merah dari pin Source kemudian tempelkan ke pin Gate – ini akan melepaskan kapasitansi dalam Mosfet lagi, dan jika Anda menempelkan kembali probe merah pada pin Source dan probe hitam ke pin Drain, maka jarum indikator meter tidak boleh bergerak karena Anda tadi sudah membuangnya dengan menyentuhkan probe warna merah pin Gate.
  7. Jika Anda menemukan pergerakan jarum indikator multitester sesuai deperti pengetesan MOSFET diatas, maka artinya MOSFET masih normal alias bisa bekerja dengan baik. Dan jika jarum indikator multitester  bergerak semua ke arah angka 0 dan tidak kembali, maka bisa dipastikan MOSFET sudah kosleting.
Lihat Juga :  Cara memperbaiki UPS Rusak Mati Total

CATATAN:

  • Jangan dipegang body mosfet yang terbuat dari logam, karena terhubung dengan D(Drain).
  • Gunakan penjepit buaya pada ujung probe multitester untuk memudahkan pengetesan.

Gambar :
Cara menguji mosfet dengan multimeter analog

Bagaimana jika yang ditest adalah MOSFET type kanal P?

Sama seperti cara mengetes Mosfet type kanal N diatas, hanya saja posisi probe warna merah dan hitam ditukar polarisasinya.

Baca juga :

Catatan: Gunakan multimeter yang menggunakan baterai 9V dimana yang memiliki skala X10Ω.

Masih ada metode lain untuk mengetest MOSFET termasuk yang menggunakan multimeter digital, dan cara diatas adalah cara basic yang paling sederhana dan lebih mudah dilakukan.

Iklan

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *