Cukup 1 Trafo Saja Untuk Merakit Amplifer Dengan Power OCL 150watt

Artikel ini saya tulis berdasarkan kebingungan saya waktu itu masih pertama mencoba soal rakit-merakit amplifier. Bingungnya disini, power OCl 150 saya harus diberi tegangan 25V dari trafo sedangkan ketika sudah keluar dari power supply bisa menjadi sekitar 30VDC; padahal tone control yang ada cuma butuh tegangan sebesar 12V – 15V CT. Dan ekstra tegangan dari trafo 5A tersebut tidak CT. Solusi yang sempat terpikirkan adalah tambah satu lagi trafo 1A CT untuk supply tone control tadi, ya mau tak mau harus gimana lagi maklum pemula kan?

Waktu itu internet belum populer, jadi tentu tidak ada pikiran googling untuk menemukan solusi. Setelah berfikir untuk menambah trafo 1A, kok rasanya gimana gitu. Masak dalam satu kotak amplifier harus ada 2 trafo? nggak praktis banget dan makan tempat. Mikir beberapa lama akhirnya menemukan ide juga, bagaimana kalau pakai IC 7812 dan 7915?

Akan tetapi dalam hati masih kurang yakin, karena dalam asumsi IC sekecil itu apa bisa menahan arus yang sebesar 5A/30V dimana yang hanya dikeluarkan cuma 12V. Jangan-jangan meledak, pikir saya waktu itu. “Oke tak apalah, tidak ada salahnya dicoba bukankah jikalau komponen meledak adalah hal lumrah dalam praktek dan itu tidak sekali dua kali mengalami. Bagaimana bisa tahu kalau tidak mencoba? ” pikir saya.

Nah bagaimana hasilnya? ternyata kedua IC 7812 dan 7912 tersebut tidak meledak, ya agak hangat sih iya. Saya coba untuk diamkan beberapa saat ternyata aman, hanya hangat agak panas dikit tanpa heatsink. Dan selanjutnya saya percaya diri, karena ternyata tidak ada masalah, bunyi audio juga bagus tanpa dengung sedikitpun. Ya, akhirnya berhasil menemukan solusinya. Tak usah banyak-banyak trafo, cukup 1 trafo 5A untuk sebuah amplifier yang lengkap dengan asesorisnya, tone control dll.

1 Trafo untuk supply arus power  OCl 150W beserta pre-amp, termasuk tone control dll

Tegangan power OCL150W biasanya membutuhkan supply tegangan antara 20-40V, dan supaya tegangan supply menjadi sesuai dengan tegangan dari pre-amp(tone control dll) yang dipakai (yang umumnya 12-15V)sehingga tak harus butuh trafo tersendiri maka kita butuh satu rangkaian untuk menyesuaikannya. Disini saya akan membahas itu, ada rangkaian yang menurut saya paling cocok untuk diterapkan. Sebenarnya sda juga yang disebut shunt regulator yang hanya menggunakan dioda dan resistor, lebih sederhana lagi tapi menurut saya kurang efektif dan rentan untuk arus yang besar sehingga tidak saya cantumkan skemanya disini.

Tegangan input dari power supply 30V, tegangan keluaran 12V simetris

Jika tegangan input dari power supply adalah 14,5V hingga 30V, yang diinginkan untuk tegangan keluaran 12V yang diperlukan untuk supply pre-amp seperti tone control, parametrik dll bisa memanfaatkan IC7812 dan 7912 sebagai cara paling sederhana. Kenapa IC ini mampu membatasi tegangan keluaran 12V dari tegangan masukan 30V ? Kita lihat dulu spesifikasi IC 7812 dan 7912 sesuai datasheetnya pada gambar berikut :

Lihat Juga :  Ukuran Box Speaker 12 Inch Rumahan 2-Way + 1 Tweeter Corong

Jadi ternyata dalam kasus yang saya ceritakan diatas kenapa kok aman-aman saja, ya karena memang masih sesuai dengan spesifikasi dari IC 7812/7912, sehingga tidak sampai terbakar ketika diberi tegangan yang masukkan (Vi) 30V; karena (seperti yang terlihat dalam datasheet)Vi adalah 14.5V-30V.

Dan rangkaian tone control saya hanya butuh ampere kecil, kira-kira masih dibawah 1A(hanya berkisar mA) dan Typical Max Ouput Current 2.2A. Jadi wajar dan percobaan saya sebelumnya aman-aman saja. Lihat skema berikut untuk merakitnya: 

Kenapa ada resistor 100 ohm sebelum Vin pada pin 1 IC 7812/7912? Sebenarnya 100 ohm ini hanya improvisasi saya saja karena tegangan input cukup besar. Manfaat lain ialah sebagai filter dan memastikan arus yang bersih. Jika 100 ohm dirasa terlalu besar bagus, bisa diganti dengan 50 atau 10 ohm. Sedangkan dioda silicon in4002 ditambahkan untuk mencegah tegangan balik sesuai yang disarankan datasheet.

CATATAN : Jika rangkaian pre-amp yang ada tidak menggunakan tegangan simetris tetapi tegangan tunggal 0-12V, cukup pakai 7812 saja atau ambil tegangan + 30V dari power supply power OCL 150W yang ada. Atau jika tegangan yang dibutuhkan oleh rangkaian pre-amp adalah 15V maka IC 7812/7912 bisa diganti dengan seri 7815 / 7915 yang meregulasi tegangan 15V.

Tegangan input dari power supply diatas 30V, tegangan keluaran 12V simetris

Jangan khawatir, selalu ada solusi. Untuk tegangan input diatas 30V dengan keluaran 12V bisa menggunakan transistor dan dioda zener. Sebenarnya rangkaian pada skema dibawah ini bisa diberi tegangan masukan dari mulai 20-50V, akan tetapi jika tegangan dari power supply power OCL 150W yang ada adalah 30V kebawah hingga 20V pilihan paling sederhananya adalah menggunakan IC 7812 seperti diatas.

Misalnya power supply power amplinya adalah 40V atau 50V maka bisa menggunakan skema dibawah ini untuk supply rangkaian pre-amp: 

 

Skema diatas adalah skema regulator dual simetris dengan tegangan masukan 20V-50V yang menggunakan transistor, yang umumnya merupakan tegangan untuk power amplifier. Nah untuk menurunkan tegangan yang sesuai dengan kebutuhan rangkaian pre-amp maka rangkaian regulator ini sangat dibutuhkan untuk supply arus pre-amp dimana yang rata-rata hanya butuh 12-15V dan beberapa mili-Watt saja.

Berikan keping heatsink kecil untuk transistor, terutama jika tegangan keluaran 12V karena akan lebih panas.

Penutup

Nah demikian sahabat solder semua yang membaca artikel ini. Sebenarnya tak perlu menggunakan trafo tersendiri untuk supply rangkaian pre-amp karena solusi diatas tetap aman asalkan masih dalam batas operasi yang aman dari komponen yang digunakan terutama transistor dan IC. Dan juga arus yang dihasilkan dari rangkaian regulator tersebut teregulasi dengan baik dan stabil, sehingga tidak akan menyebabkan dengungan amplifier pada speaker yang menganggu.

Dalam dunia rakit merakit elektronika itu jangan melupakan prinsip sederhana, karena terkait banyak hal termasuk hemat biaya komponen. Sederhana boleh, tapi tak boleh asal-asalan. Hasil terbaik adalah wajib dan keamanan rangkaian adalah prioritas.

Jika ada yang kurang jelas boleh dipertanyakan melalui kolom komentar dibawah, atau hanya sekedar tulis-tulis untuk meninggalkan jejak dan berkenalan dengan admin. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply