Cara Merakit Stereo Amplifier 150W dengan Microphone, Subwoofer filter dan Radio USB

Cara merakit Amplifier plus microphone, echo dan subwoofer jaman sekarang sudah cukup instan, karena modul berbagai rangkaian mudah kita dapatkan ditoko elektronika. Dengan demikian, walaupun kamu tidak begitu ahli dalam dunai elektronik, saya yakin kamu bisa membuat amplifier DIY ini. Apa sih untungnya merakit sendiri?…. Tujuan utamanya adalah membangun kreatifitas, dimana yang bisa meningkatkan taraf hidup. Lalu, dengan merakit sendiri amplifier, maka kamu tak perlu lagi membeli ampli buatan pabrik yang harganya cukup mahal. Keuntungan lainnya adalah, ampli rakitan lebih mudah diperbaiki jika ada kerusakan, atau lebih mudah dimodifikasi sesuka hati. Bagaimana mengenai kualitas audionya?….. tergantung bagaimana cara kita merakit dan memilih modul yang bagus, maka sound amplifier rakitan bahkan bisa lebih bagus dari buatan toko dengan biaya pembuatan/pembelian yang setara.

Advertisement

Berikut Cara mudah dalam Merakit Stereo Amplifier yang mendukung Microphone dan Filter Subwoofer plus radio FM USB

Gambar rangkaian modul amplifier

Rangkaian merakit amplifier 150watt plus cho, microphone, radio FM USB,

Catatan:

  • Ujung kabel dalam rangkaian yang bertandakan A dan B, adalah pilihan jika ingin menambahkan modul/rangkaian radio FM dan USB.
  • GND adalah ground yang terhubung dengan jalur GND pada semua modul/kit/rangkaian, dan jika box amplifier terbuat dari logam maka GND alangkah baiknya dibaut ke body box untuk meredam dengungan akibat frekwesni liar.
  • Posisikan trafo sejauh mungkin dari rangkaian untuk mengurangi dengungan.
  • Solder ujung resistor yang satunya langsung ke PCB in/out, sementara ujung lai8nnya ke kabel skerem.
  • Trafo, pilih tegangan yang cukup serta aman, yaitu 25volt. Namun ketika masih dalam tahap ujicoba, gunakan 18volt dulu dan naikkan nanti jika amplifier memang sudah dipastikan bekerja dengan baik.
  • Untuk rangkaian regulator simetris IC 7815 dan 7915, gunakan PCB lubang agar tak mudah koslet, dan posisikan dengan aman. Taua kalau mau beli PCB/kit jadi juga ada.
  • Setiap rangkaian perlu dipasang pangkon jika menggunakan box logam, tujuannya meminimalisir koslet.
  • Tanyakan dikolom komentar jika ada yang kurang jelas.

Keterangan rangkaian/komponen yang perlu disediakan

Amplifier rakitan terkadang tidak ada colokan microphone karena memang tidak dikasih oleh perakitnya. Dan banyak juga ampli rakitan yang tidak memiliki fitur subwoofer filter; apa gunanya subwoofer filter?…. Ini adalah fitur yang bisanya ada pada speaker aktif buatan pabrik, gunanya untuk menambah suara bas rendah/subwoofer agar audio terdengar lebih mantab. Dengan demikian, amplifier DIY kamu bisa tampil beda, lebih nendang plus bisa berkaraoke ria.. Berikut beberapa komponen/ rangkaian yang perlu kamu sediakan :

Rangkaian Power ampli

Rangkaian power ampli disarankan adalah power OCL 150watt. Kenapa power OCL 150 watt?, selain dayanya yang cukup tinggi, power ini sangat cocok bagi pemula dan sudah teruji kualitas audionya.

Lihat Juga :  Cara Menyambung Banyak Speaker yang Benar pada Audio Sound System

Rangkaian tone control

Tone control merupakan rangkaian wajib pada sebuaj amplifier yang berfungsi sebagai pengatur nada, rendah, tinggi dan/ atau nada menengah(midrange). Umumnya tone control membutuhkan catudaya simetris(3 phase – ,GND, +) 15volt, nah kamu beli yang ini saja.

Rangkaian Penguat microphone plus echo

Rangkaian penguat microphone pilih yang sudah dilengkapi dengan pengatur suara (bass/treble), usahakan juga plus echo. Hal ini agar “halo-halonya” terdengar mantab dan perfect kayak amplifier buatan toko.

Rangkaian subwoofer filter

Rangkaian ini kecil, biasanya dimensinya cuma 3x4cm yang pakai transistor type jrc4558. Tapi meskipun kecil, rangkain ini bisa memasok nada sub dengan baik/lebih halus.

Trafo

Trafo beli yang 5Amper besar yang ditambah tegangan ekstra hingga 12V. Kenapa?… 5A besar bisa memberikan arus sebesar 5 amper murni, sehingga tendangan power amplinya bisa maksimal/ mantab, sementara ekstra 12V bisa kita manfaatkan untuk supply penguat microphone dan kipas pendingin jika dibutuhkan. Pilih tegangan trafo CT 18-32Volt.

Terminal speaker

Gunanya untuk memasang kabel ke speaker/salon amplifier, belilah yang bagus. Hal ini agar kabel speaker terkait dengan erat dan tak mudah lepas atau koslet, soalnya kalau kabel koslet atau lepas power ampli bisa rusak.

DPDT push on switch

Gunanya untuk memindah mode dari input VCD ke mode Radio FM/USB. Kamu juga bisa menambahkan modul rangkaian radio FM USB yang banyak tersedia dipasaran.

Diode bridge

Diode bridge berguna untuk menyearahkan tegangan AC(arus bolakbolak) dari trafo. Kamu bisa membuat sendiri dengan cara merangkai 4 buah dioda In4002 , atau bisa juga membeli kiprok atau bahasa lain dari diode bridge buatan pabrik. Baca juga : Fungsi / Kegunaan Komponen Elektronika, Transistor, Dioda, Resistor, Trafo, dan Capasitor

diode bridge

Kamu perlu 2 set diode bridge, yaitu untuk tegangan ekstra sebesar 5 amper, dan untuk power ampli belikan diode yang lebih besar misalnya 20 amper.

IC Regulator 7815 dan 7915

IC ini ada dua , yaitu 7815 untuk meregulasi tegangan plus 15v, dan 7915 untuk meregulasi teggangan negatif 15v. Hal ini adalah bagian dari supply simetris tone control yang mengambil dari tegangan power. Dalam rangkaian ini, asumsi saya adalah tone control membutuhkan catudaya 15V(secara umum), sehingga saya menuliskan dalam skema ini 7815 dan 7915. Tujuannya untuk menurunkan catudaya dari power yang lebih besar yaitu 25-32V agar menjadi 15v simetris.

Lihat Juga :  Mengenal Perbedaan Kelas atau Class dalam Driver Power Amplifier

Resistor

Belilah resistor dengan nila 47k/1/2 watt sebanyak 14 biji. Resistor ini dibutuhkan untuk menyesuaikan signal input/output agar tidak saling menggangu setiap rangkaian yang kita gunakan.

Kapasitor milar 104j/400v

Kapasitor milar ini berguna agar ketika amplifier dimatikan tidak menimbulkan suara jedug pada speaker. serta agar switch lebih awet dan tahan lama. Kapasitor dalam hal ini bermanfaat meredam percikan bunga api ketika saklar terputus/terhubung.

ELCO

Elco kamu beli yang untuk power ampli berukuran 10000uF 50V-100V sebanyak 2 buah karena untuk tegangan simetris. Sementara 2 buah elco lagi untuk regulator supply tonecontrol, yaitu masing-masing 470uF 25v.

Kamu masih membutuhkan 1 lagi elco, yaitu untuk supply dari tegangan ekstra trafo sebesar 1000uF/16v-25v.

Apakah gunanya elco?… baca ini

Switch On/off

Tentu saja kamu membutuhkan switch untuk mematikan lampu. Beli switch ini yang dibuat khusus untuk tegangan 220V.

Jek RCA female nempel box

Beli female RCA 2 buah, tentunya ini berguna untuk menghubungkan jalur input dari perangkat luar misalnya DVD, atau line out jika amplifier ingin diumpankan ke Power Amplifer lainnya yang berdaya lebih tinggi tentunya.

Kabel

Tentu saja kabel dibutuhkan, perhatikan kabel dan peruntukannya :

Untuk kabel yang menghubungkan tegangan dari trafo, gunakan kabel besar tunggal. Plih warna Hitam untuk ground/GND, Merah untuk kabel positif, dan kuning untuk kabel arus negatif. Sementara kabel input output, gunakan kabel khusus head/kabel skerm 3 phase:

kabel head skerm input output amplifier

Box dan speaker

Box amplifier bisa kamu sesuaikan sendiri dengan kebutuhan, serta speaker harus memiliki daya maksimal   150 – 200 watt. Jangan lebih atau kurang, karena akan sangat berpengaruh dengan suara yang dihasilkan. Box speaker juga harus seimbang ukurannya antara kiri dan kanan jika ingin hasilnya stereo yang sempurna.

Demikianlah cara mudah dalam merakit stereo amplifier yang dilengkapi dengan microphone dan subwoofer filter dan radio FM USB untuk memberikan kualitas dan fitur yang terbaik untuk audio rumahan Anda.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *