Beda sepeda motor sistem injeksi dan karburator

Sistem bahan bakar injeksi pada mesin bensin disebut EFI.EFI kependekan dari kata berbahasa inggris “Elektronic Fuel Injection”.Artinya kurang lebih begini “Injeksi bahan bakar elektronik”.Pengertiannya kurang lebih, bahan bakar disemprotkan oleh alat suntik(injektor) yang kesesuaiannya diatur oleh sistem elektronik.

Advertisement

Sistem EFI sebenarnya bukan kemaren lagi, hanya saja untuk diterapkan pada sepeda motor yang dijual di Indonesia memang masih belum terlalu lama.

Apa sih perbedaan EFI dengan yang bukan EFI?,,Yang bukan EFI adalah teknologi sebelumnya, yang disebut dengan karburator.Karburator adalah alat untuk mencampur bensin dan udara agar  berbentuk kabut dengan takaran yang disesuaikan.[karburasi=mencampur bahan bakar dan udara].
Semua proses yang mengatur pasokan bahan bakar pada Karburator tidak menggunakan sistem elektronika seperti pada EFI.

Pada karburator inilah bensin dikabutkan (dicampur dengan udara), dengan
takaran yang diatur menggunakan obeng.Pada karburator, saat sulit
menghidupkan mesin dingin kita diberi bantuan cuk (choke).Berapa takaran
jumlah bahan bakar yang dibutuhkan mesin pada semua kondisi putaran hanya
diatur oleh bukaan throtle(gas).Efektifitas penggunaan bahan bakar
berbeda beda untuk setiap pemilik kendaraan.Ada yang setelan karburatornya menghasilkan campuran gemuk (terlalu kaya
bensin) atau terlalu kurus (kekurangan bensin, kebanyakan udara), jika penyetelannya tidak sesuai.

Pada EFI, bahan bakar dan disemprotkan dengan cara menggunakan alat yang disebut injektor.Dan mengenai kapan saat bahan bakar diinjeksikan, berapa takarannya, bagaimana kondisi mesinnya, semuanya diatur oleh peralatan elektronik.Penggunaan bahan bakar pada sistem injeksi lebih efisien karena diatur secara tepat, sehingga bahan bakar lebih hemat dan emisi gas buang lebih rendah.
Sebenarnya injeksi bahan bakar ini lebih sederhana daripada karburator, tak lebih hanya sebuah alat kecil yang disebut dengan injektor penyemprot bahan bakar.Yang rumit adalah sistem elektronik yang bekerja dibelakangnya, plus sensor sensor yang bertugas sendiri-sendiri untuk mendeteksi kondisi mesin.
Pada saat mesin berputar idel, rendah atau tinggi itu membutuhkan pasokan bahan bakar yang berbeda-beda.Untuk keperluan tersebut, sensor-sensor bekerja kemudian melaporkannya kepada ECU, dari ECU kemudian memerintahkan injektor untuk menyemprotkan bahan bakar yang sesuai kebutuhan.Bukan itu saja, sensor-sensor elektronik pada EFI juga bertugas mendeteksi suhu mesin.Pada saat mesin masih dingin atau panas, bahan bakar yang diinjeksikan juga disesuaikan.

Sepeda injeksi adalah pilihan terbaik bagi yang suka praktis, jauh dari masalah seperti motor boros, motor tak mau lari karena campuran bahan bakar dan udara tidak tepat.Dan masih banyak lagi masalah yang umum terjadi pada motor dengan sistem karburator.

Kemungkinan besar sistem karburator ini lambat laun akan ditinggalkan, karena akan terasa tidak efektif lagi.Digantikan oleh sistem Injeksi yang mungkin akan terus dikembangkan, sehingga akan semakin lebih efisien.Juga tuntutan tentang peraturan emisi gas buang yang akan semakin ketat dikenakan dibanyak negara.

Advertisement

Related Post

Tips Mengansuransikan Mobil Banyak sekali perusahaan asuransi yang beroperasi di Indonesia.Semuanya tentu menawarkan pelayanan yang terbaik, namun sebagai konsumen seseorang haru...
Mobil penggerak roda belakang VS Mobil penggerak r... Bagi Anda pemilik mobil, apakah sudah tahu mengenai jenis teknologi penggerak roda pada mobil?,,, Ada 3 jenis teknologi penggerak roda yang diterapkan...
Jenis Asuransi Mobil Asuransi mobil diperlukan demi kenyamanan dalam berkendara.Semakin tinggi resiko penggunaan pada mobil, biasanya akan semakin membuat pemilik tidak ny...
Penyebab knalpot motor keluar asap putih Asap berwarna putih yang keluar dari knalpot motor itu adalah olie yang ikut terbakar didalam ruang bakar. Tapi pada motor berjenis mesin 2 Tak, kelua...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *