Perbedaan Speaker Aktif Dan Pasif Serta Penjelasan

Perbedaan Speaker Aktif Dan Pasif secara umum hanya terletak pada sistem audionya, yaitu pada speaker aktif sistem audionya menjadi satu dengan speaker itu sendiri(dalam satu casing), sementara pada speaker pasif, sistem audionya terletak diluar dari speaker alias berdiri sendiri. Dalam kebanyakan aplikasi, speaker aktif lebih praktis karena pengguna tidak perlu melakukan instalasi antara sistem audio dan sistem speakernya. Nah mengenai penjelasan lebih lengkap tentan speaker aktif dan pasif akan dijelaskan dibawah!

Perbedaan speaker aktif dan pasif, beserta penjelasan lebih detail

PERBEDAAN SPEAKER AKTIF DAN PASIF

Speaker aktif  Vs Speaker Pasif

Speaker aktif dan pasif adalah dua jenis speaker yang digunakan dalam sistem audio. Perbedaan utama antara keduanya adalah bahwa speaker aktif memiliki amplifier internal, sedangkan speaker pasif membutuhkan amplifier eksternal untuk menggerakkan suaranya. Jadi perbedaan umum speaker aktif dan pasif bisa anda mulai ketahui dibawah ini

Speaker pasif adalah speaker standar yang terdiri dari unit speaker dan crossover internal, tetapi tidak memiliki amplifier internal. Speaker pasif harus dihubungkan ke amplifier eksternal untuk menggerakkan suaranya. Biasanya, speaker pasif digunakan dalam sistem audio yang lebih besar atau profesional, dan sering kali memerlukan amplifier yang lebih besar untuk memberikan daya yang cukup untuk menggerakkan suaranya.

Sementara itu, speaker aktif memiliki amplifier internal yang terpasang di dalam kotak speaker. Sebagai hasilnya, speaker aktif dapat mengambil sinyal langsung dari mixer atau perangkat audio lainnya, dan tidak memerlukan amplifier eksternal. Speaker aktif sangat populer di kalangan pengguna rumahan dan studio recording, karena mudah digunakan dan dapat memberikan suara yang bagus dengan sedikit peralatan tambahan.

Karena speaker aktif memiliki amplifier internal, mereka biasanya lebih mahal daripada speaker pasif dengan spesifikasi yang setara. Namun, keuntungan penggunaan speaker aktif adalah mereka dapat memberikan suara yang lebih baik dan lebih mudah digunakan, terutama untuk keperluan audio rumahan dan studio recording.

Jenis-jenis umum speaker aktif

Berikut adalah beberapa jenis speaker aktif yang umum:

  • Monitor studio: Speaker aktif monitor studio dirancang khusus untuk digunakan dalam rekaman audio profesional dan lingkungan produksi musik. Mereka biasanya memiliki suara yang netral dan akurat, dengan reproduksi frekuensi yang luas dan respons yang datar.
  • Sistem audio portabel: Speaker aktif portabel dirancang untuk digunakan di tempat-tempat di mana portabilitas penting, seperti pesta, acara olahraga, atau piknik. Mereka sering dilengkapi dengan baterai rechargeable dan koneksi nirkabel, seperti Bluetooth.
  • Soundbar: Soundbar adalah speaker aktif yang dirancang khusus untuk meningkatkan kualitas suara dari TV. Mereka biasanya dilengkapi dengan berbagai koneksi, seperti HDMI atau optik, dan seringkali dilengkapi dengan subwoofer tambahan untuk meningkatkan kualitas suara bass.
  • Sistem audio untuk komputer: Speaker aktif untuk komputer dirancang untuk meningkatkan kualitas suara dari komputer atau laptop. Mereka biasanya memiliki desain yang kompak dan dapat ditempatkan di meja atau rak.
  • Speaker untuk penggunaan rumahan: Speaker aktif untuk penggunaan rumahan adalah yang paling umum dan biasanya digunakan untuk mendengarkan musik atau menonton film di rumah. Mereka dapat memiliki berbagai ukuran dan desain, dari yang kecil dan portabel hingga yang besar dan berat.

Fitur-fitur umum speaker aktif

Berikut adalah beberapa fitur umum dari speaker aktif:

  • Amplifier internal: Speaker aktif memiliki amplifier internal yang terpasang di dalam kotak speaker. Ini memungkinkan speaker aktif untuk mengambil sinyal langsung dari perangkat audio seperti mixer atau ponsel, tanpa memerlukan amplifier eksternal.
  • Kontrol suara: Banyak speaker aktif dilengkapi dengan kontrol suara yang memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan suara sesuai dengan preferensi mereka. Kontrol suara ini mungkin mencakup pengaturan volume, equalizer, dan kontrol bass dan treble.
  • Portabilitas: Speaker aktif umumnya lebih portabel daripada speaker pasif. Karena speaker aktif memiliki amplifier internal dan sumber daya baterai atau daya listrik, mereka dapat digunakan di mana saja tanpa memerlukan peralatan tambahan.
  • Desain yang Stylish: Speaker aktif sering memiliki desain yang modern dan stylish, sehingga cocok untuk digunakan di rumah, di kantor, atau di tempat lain di mana estetika penting.
  • Koneksi nirkabel: Banyak speaker aktif modern dilengkapi dengan fitur koneksi nirkabel seperti Bluetooth, yang memungkinkan pengguna untuk menghubungkan perangkat audio mereka secara nirkabel ke speaker.
  • Mudah digunakan: Karena speaker aktif memiliki amplifier internal dan seringkali dilengkapi dengan kontrol suara yang mudah digunakan, mereka lebih mudah digunakan daripada speaker pasif yang memerlukan amplifier eksternal dan seringkali memerlukan penyetelan yang lebih rumit.

Jenis speaker aktif dari sisi sistem audio

Berikut adalah beberapa jenis speaker aktif berdasarkan sistem audio:

  • 2.0: Speaker aktif 2.0 adalah sistem audio yang terdiri dari dua speaker tanpa subwoofer. Mereka biasanya digunakan untuk mendengarkan musik atau menonton film di ruangan yang kecil hingga sedang.
  • 2.1: Speaker aktif 2.1 adalah sistem audio yang terdiri dari dua speaker dan satu subwoofer. Mereka memberikan kualitas suara yang lebih baik untuk bass dan cocok untuk mendengarkan musik atau menonton film di ruangan yang lebih besar.
  • 5.1: Speaker aktif 5.1 adalah sistem audio yang terdiri dari lima speaker dan satu subwoofer. Mereka biasanya digunakan untuk home theater dan memberikan pengalaman audio yang mendalam dan imersif.
  • 7.1: Speaker aktif 7.1 adalah sistem audio yang terdiri dari tujuh speaker dan satu subwoofer. Mereka memberikan pengalaman audio yang lebih detail dan realistis dan cocok untuk home theater dengan ruangan yang lebih besar.
Baca Juga :  Cara Menyambung Banyak Speaker yang Benar pada Audio Sound System

Jenis-jenis Speaker Pasif

speaker pasif dan distribusi

Berikut ini adalah beberapa jenis speaker pasif yang umum digunakan:

  • Bookshelf Speaker: Speaker pasif yang dirancang untuk ditempatkan di rak atau meja. Ukurannya cenderung kecil sehingga mudah ditempatkan di ruangan kecil.
  • Floor-standing Speaker: Speaker pasif yang dirancang untuk ditempatkan di lantai. Ukurannya lebih besar dari bookshelf speaker sehingga mampu menghasilkan suara yang lebih besar dan berkualitas.
  • In-wall Speaker: Speaker pasif yang dirancang untuk dipasang di dinding. Ukurannya lebih kecil dan ramping sehingga tidak memakan banyak ruang. Cocok digunakan untuk home theater atau ruangan audio yang ingin terlihat minimalis.
  • On-wall Speaker: Speaker pasif yang dirancang untuk dipasang di dinding atau permukaan datar lainnya. Bentuknya datar dan cenderung tipis sehingga tidak mencolok pada ruangan.
  • Outdoor Speaker: Speaker pasif yang dirancang untuk digunakan di luar ruangan. Biasanya tahan air dan tahan cuaca sehingga cocok digunakan untuk kegiatan outdoor seperti BBQ atau camping.
  • Satellite Speaker: Speaker pasif yang dirancang untuk dipasangkan dengan subwoofer. Ukurannya kecil dan ringan sehingga mudah dipindahkan ke berbagai tempat. Cocok digunakan untuk sistem audio rumahan atau untuk diletakkan di ruangan kecil seperti kamar tidur.

Jenis Speaker pasif versi profesional audio

Speaker pasif profesional audio biasanya digunakan untuk sistem suara yang membutuhkan daya dan kualitas suara yang besar, seperti di dalam gedung konser, gedung pertunjukan, atau studio rekaman. Berikut adalah beberapa jenis speaker pasif profesional audio yang umum digunakan:

  • Monitor Speaker: Speaker ini biasanya digunakan di dalam studio rekaman atau ruang mixing untuk mendengarkan kualitas suara yang akurat dan terperinci.
  • Main Speaker: Speaker ini digunakan sebagai speaker utama di dalam gedung konser, teater, atau tempat pertunjukan lainnya. Speaker ini harus memiliki daya dan kualitas suara yang besar agar dapat menghasilkan suara yang jelas dan terdengar dengan baik di seluruh area.
  • Subwoofer: Speaker ini digunakan untuk memperkuat suara bass pada sistem suara. Subwoofer biasanya digunakan di dalam sistem suara untuk konser musik, klub malam, atau tempat pertunjukan lainnya yang membutuhkan suara bass yang kuat.
  • Line Array Speaker: Speaker ini terdiri dari beberapa speaker kecil yang disusun dalam susunan vertikal. Speaker ini umumnya digunakan di dalam konser musik besar atau festival musik, dan dapat menghasilkan suara yang jelas dan terdengar dengan baik di seluruh area.
  • Column Speaker: Speaker ini terdiri dari beberapa speaker kecil yang disusun dalam susunan vertikal atau horizontal. Speaker ini biasanya digunakan di dalam gedung gereja, aula atau ruang pertemuan untuk memperkuat suara pembicara atau penyanyi.
  • Midle/midrange speaker: Speaker pasif yang hanya mereproduksi rentang frekwensi suara menegah atau midle 500Hz-2Khz
  • Mid-hi Speaker : Speaker pasif yang mereproduksi hanya di rentang frekwensi suara menengah hingga tinggi 500Hz – 20Khz

Jalur distribusi Suara Standar Pada Speaker Aktif maupun Pasif

Jalur distribusi speaker dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

Jalur distribusi dua arah (2-way distribution)

Jalur distribusi dua arah terdiri dari satu speaker woofer dan satu speaker tweeter. Speaker woofer bertanggung jawab untuk memainkan frekuensi rendah dan menengah, sedangkan speaker tweeter bertanggung jawab untuk frekuensi tinggi. Sinyal audio dari preamp atau amplifier akan dibagi menjadi dua jalur, kemudian dikirim ke masing-masing speaker untuk diproses sesuai dengan rentang frekuensi yang ditangani.

Jalur distribusi tiga arah (3-way distribution)

Jalur distribusi tiga arah terdiri dari satu speaker woofer, satu speaker midrange, dan satu speaker tweeter. Speaker woofer bertanggung jawab untuk frekuensi rendah, speaker midrange bertanggung jawab untuk frekuensi menengah, dan speaker tweeter bertanggung jawab untuk frekuensi tinggi. Sinyal audio dari preamp atau amplifier akan dibagi menjadi tiga jalur, kemudian dikirim ke masing-masing speaker untuk diproses sesuai dengan rentang frekuensi yang ditangani. Jalur distribusi tiga arah biasanya digunakan pada sistem audio yang memerlukan suara yang lebih detil dan jernih.

Demikian tentang beberapa perbedaan speaker aktif dan speakr pasif serta pembahasan umum terkait speaker termasuk jenis-jenisnya.

Refeerensi : Wikipedia speaker

Leave a Reply