Kelebihan dan Kekurangan Mobil Matic VS Manual

Dimana pada saat orang ingin membeli mobil baru biasanya akan dihadapkan oleh banyak pilihan. Hal ini biasanya termasuk menentukan jumlah seat, type, sampai jenis transmisi yang dikehendaki. Jenis transmisi merupakan salah satu kriteria yang paling difikirkan oleh calon pembeli. Seperti kita ketahui, type transmisi pada mobil ada 2 jenis yaitu transmisi manual (MT) atau mobil transmisi otomatis (AT). Lalu mana yang terbaik?…Tidak ada yang terbaik karena semua tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing – dan orang menentukan salah satu biasanya berdasarkan karakter dalam berkendara. Namun alasan lain yang mendasari tentu saja masih ada termasuk budget dan biaya.

Mengetahui apa perbedaan diantara kedua jenis MT atau AT itu sangat perlu, agar Anda merasa tak salah pilih karena memang pilihan Anda sudah betul dan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Mobil Matic Vs Mobil Manual

Perbedaan Matik Vs Manual

Artikel ini diterbitkan untuk membantu bagi Anda yang masih bingung dalam menentukan jenis mobil terbaik pilihan Anda dari segi transmisi. Namun sebelum menjatuhkan pilihan Anda,  untuk pertama kali Anda mungkin perlu mengetahui beberapa hal mendasar tentang Mobil Matik dan Mobil Manual :

Teknologi

Teknologi transmisi matik menggunakan mekanisme minyak bertekanan dan plat gesek untuk bisa memindahkan gigi secara otomatis. Sementara transmisi manual menggunakan mekanisme syncromesh dan tangan untuk bisa berganti gigi percepatan. Jadi mekanisme matik lebih kompleks daripada mekanisme manual. Teknologi jelas lebih canggih (dengan kata lain) lebih kompleks transmisi matik daripada manual.

Dari Segi Harga dan Perawatan

Ada selisih harga yang cukup lumayan dari kedua jenis. Mobil AT harganya tentu lebih tinggi karena transmisi matic membutuhkan teknologi yang lebih kompleks daripada transmisi manual.

Dalam hal perawatan juga demikian. Soal perawatan, mobil manual hanya butuh mengganti olie transmisi secara rutin dan bisa menggunakannya secara benar sudah cukup. Lalu untuk mobil manual pengemudi harus lihai mengatur perpindahan gigi sesuai kecepatan serta memindahkan gigi dengan lembut tanpa ada hentakan(menggunakan kopling dengan baik)

Mobil matic pun sebenarnya sama, yaitu mengganti olie secara rutin dan tahu cara pengoperasian transmisi matic yang benar.  Namun yang membedakan adalah intensitas dan ketelitian merawatnya, maksudnya perawatan mobil matic lebih banyak daripada mobil manual,  dan jika ada sedikit lalai/kesalahan akibatnya bisa menimbulkan kerusakan dengan cepat pada transmisi bahkan fatal. Untuk merawat mobil matic anda harus tahu jika ada yang tidak beres terutama pada perpindahan gigi, harus segera tahu jika ada sil yang bocor(karena menggunakan minyak bertekanan) . Setidaknya mobil matic butuh lebih sering dilakukan pengecekan rutin ke bengkel resmi.

Dari segi Konsumsi BBM

Mobil Transmisi berpotensi lebih efisien dalam menggunakan bahan bakar alias bisa lebih irit. Meskipun ini tergantung dari bagaimana cara pengemudi dalam memanfaatkan potensi ini apabila bisa mengatur kecepatan sesuai dengan gigi dan penggunaan kopling yang tepat. Mobil manual justru bisa lebih boros jika si pengemudi kurang menguasai cara mengemudi mobil manual dengan baik.

Mobil transmisi otomatis secara umum berpotensi lebih boros karena memiliki konverter torsi yang tidak efisien. Selain itu, mobil matic kebanyakan menggunakan 3-4 gigi yang artinya mesin harus berputar lebih tinggi saat pemindahan.  Contohnya pada saat start pengemudi mobil matic cenderung untuk membejek gas lebih dalam agar bisa berakselerasi lebih cepat, padahal gigi transmisi matic masih butuh waktu untuk menyesuaikan kecepatannya. Terutama apabila ditanjakan, seringkali pengemudi juga kurang memperhatikan urutan tuas persneling matic saat ditanjakan plus perlakuan yang sama, injak gas dalam-dalam agar mendapatkan torsi atau kecepatan.

Kenyamanan

Kalau berbicara masalah kenyamanan antara mobil matic dan manual, menurut saya itu relatif. Tak semua orang merasa nyaman mengemudi mobil matik dan tak semua orang juga nyaman dengan mobil manual. Lho kok bisa?

Hal ini karena mengemudi mobil ditentukan juga oleh karakter berkendara. JIka pada awalnya seseorang sudah terbiasa mengemudi mobil manual, maka ketika dihadapkan untuk mengendarai mobil matic biasanya akan merasa kurang nyaman; berlaku sebaliknya.

Karakter dasar transmisi mobil manual itu lebih responsif, artinya kendaraan bisa dikemudikan dengan lebih lincah, namun membutuhkan lebih banyak keahlian driver dalam mengoperasikan teurtama gigi dan kopling. Jadi misalnya ketika sedang pakai mobil manual driver bisa bermanuver dan berakselerasi cepat dan zig-zag, maka ketika pakai mobil matic hal itu tak bisa didapatkan. Apakah ada mobil slalom atau rally matik? Kayaknya nggak ada, karena kedua olahraga otomotif ini butuh akselerasi dan kelincahan yang tinggi yang tak bisa diperoleh dari mobil matik.

Karakter dasar mobil matic itu adalah “memudahkan”, artinya tak perlu repot menginjak kopling dan tak perlu mengoper gigi lagi selama dijalanan normal. Jadi bagi orang yang berkarakter simpel alias tak mau ribet, maka mobil matik akan sangat membuat lebih nyaman daripada mobil manual. Orang yang belum bisa mengendarai mobil berpotensi lebih cepat bisa jika belajar pakai type matik.

Dari segi wilayah operasional, mobil manual sangat cocok daripada matic terutama daerah pegunungan yang penuh tanjakan dan turunan atau beroperasi di jalanan rusak. Sementara mobil matic akan terasa lebih nyaman daripada mobil manual didaerah yang lebih banyak kemacetan, jalanan sempit dan banyak persimpangan. Tapi kedua tipe sama-sama nyaman ketika dipakai dijalan tol yang panjang dan luas.

Lihat Juga :  Jenis Asuransi Mobil

Kelebihan dan Kekurangan teknologi mobil matic vs mobil manual

Teknologi matic terus disempurnakan dari waktu kewaktu, Teknologi matic yang pertama hingga tahun 90-an adalah 4/AT, lalu yang terbaru setelah tahun 90-an adalah 5/AT. Pada 4/AT memiliki pola transmisi P-R-N-D-2-L/1 dan pola gigi untuk 5/AT adalah P-R-N-D-3/OD-2-L/1 – kebanyakan dipakai mobil yang beredar keluaran terbaru. Tak ada banyak tambahan signifikan kecuali penambahan gigi 3 dan OD, yaitu gigi kecepatan tinggi.

Kelebihan mobil matic/AT :

  • Lebih mudah dikendarai oleh pemula yang baru belajar karena tak perlu belajar mengoper gigi dan menginjak kopling yang benar pada transmisi manual.
  • Tak merepotkan ketika ada kemacetan ditanjakan. Karena ketika pedal gas dilepas mobil akan berhenti secara dengan sendirinya ditanjakan, kalau pada mobil manual ini butuh pengalaman khusus.
  • Bagi orang yang kurang paham dengan otomotif, mobil matic akan sangat memanjakannya karena driver tak perlu harus memahami dasar kerja sistem tenaga dan percepatan pada mobil. Driver hanya butuh tahu kapan saatnya injak gas, kapan saatnya injak rem, kapan saatnya gigi maju D, 3, 2, atau L .
  • Pengemudi bisa lebih santai karena tak harus sibuk dengan kopling dan perpindahan gigi saat dijalanan yang sempit dan banyak persimpangan dan kemacetan sehingga mengemudi mobil matic tak secapek mengemudi mobil manual.

Kekurangan mobil matic/AT

Ada beberapa kekurangan pada mobil bertransmisi matik yang membuat sebagian orang berfikir ulang untuk membelinya walaupun telah merasakan kenyamanan mobil matik. Secara umum memiliki kekurangan sbb:

  • Sedikit lebih boros dengan asumsi type mobil sama dan oleh pengendara yang sama, dijalanan yang sama, dan kondisi jalanan yang sama. Matik akan tampak lebih boros lagi ketika dijalanan macet atau banyak tanjakan. Tapi mobil matic teknologi terbaru bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar.
  • Harga type AT lebih mahal dari pada type MT karena teknologinya. Sayangya harga beli baru yang lebih mahal ini akan lebih murah daripada mobil MT secara harga purna jual. Kenapa bisa? hal ini terkait dengan perawatan matic yang relatif lebih tinggi termasuk perbaikan, soalnya mobil 2nd umumnya pembeli harus ada biaya ekstra untuk persiapan perbaikan.
  • Bagi yang suka melewati jalanan propinsi atau jalanan ke luar kota biasanya tak begitu suka mobil matic .Hal ini karena terkait akselerasinya yang “landai” sehingga kurang bisa lincah terutama untuk menyalip/zigzag dijalanan 2 arah.
  • Pengemudi harus bisa menggunakan gigi percepatan transmisi matik dengan betul, misalnya D2 atau L saat tanjakan dan D saat normal. Atau tidak menghidupkan mesin dalam posisi gigi P. Jika lalai, maka bisa menyebabkan kerusakan lebih cepat.
  • Perawatan lebih rumit dan mahyal. hal ini karena mobil matik perlu lebih sering datang ke pengecekan rutin dibengkel resmi untuk mendeteksi kerusakan sejak awal.
  • Kalau ada kerusakan pada transmisi matik, siap-siap untuk merogoh kocek lebih dalam.

Jadi ketika berbicara kebutuhan, saya kira semua itu relatif tergantung dari sudut pandang mana Anda melihatnya.

Mobil Transmisi Manual/MT

Kelebihan Mobil Manual

  • Ada beberapa kelebihan mobil manual yang tak dimiliki oleh mobil matik, yang sebagian orang menjadikan alasan ini untuk memilihnya :
  • Biaya perawatan lebih rendah untuk transmisi manual. Pemilik hanya perlu melakukan ganti olie pada waktunya, dan memahami cara mengemudi mobil manual dengan baik. Potensi kerusakan transmisi manual lebih rendah karena mekanismenya jauh lebih sederhana daripada mekanisme matik.
  • Fakta berkata harga jual kembali yang lebih tinggi dan lebih cepat daripada mobil matik. Alasan secara spesifik kurang jelas, mungkin karena orang mungkin khawatir mendapatkan mobil matik yang sudah bermasalah di transmisinya sehingga harus sedia uang jaga-jaga.
  • Type manual lebih responsif sehingga memudahkanbagi driver yang suka berakselerasi/bermanuver dalam berkendara. Hal ini karena si driver dapat mengoperasikan gigi percepatan secara manual sesuai keinginan untuk segala kebutuhan misalnya ketika akan menyalip kednaraan lain.
  • Tak butuh banyak biaya perbaikan ketika ada kerusakan, dan perawatannyapun tak sesulit pada mobil matik

Kekurangan Mobil Manual

Kekurangan mobil manual sebenarnya hanya terkait pada pengoperasiannnya yang harus dilakukan secara manual. Yaitu sbb:

  • Pengemudi harus memiliki pengetahuan dasar mengenai karakter mobil yang dikendarainya sehingga mampu menggunakan semua gigi percepatan secara optimal sesuai dengan kondisi atau kebutuhan jalan yang dilewati.
  • Konsentrasi pengemudi dituntut lebih tinggi sehingga koordinasi antara keempat anggota tubuh yang harus dipakai tetap seiring atau kompak yaitu 2 kaki dan 2 tangan. Kalau salah koordinasi misalnya lagi tidak fokus atau lelah, mengemudi mobil manual cukup merepotkan.
  • Harus lihai saat menghadapi jalan tanjakan terutama tanjakan ekstrim, apalagi macet. Ini akan sangat melelahkan bagi pengendara mobil manual.

Demikian mengenai mobil matic versus mobil manual mengenai kekurangan dan kelebihan. Anda bisa menentukan pilhan mana diantara keduanya yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Misalnya jalanan didaerah operasiaonal sering macet dan banyak persimpangan, sementara Anda tak suka repot dan juga merasa siap dengan risiko biaya mungkin matic bisa menjadi pilihan terbaik. Perawatan mobil matik memang mahal, tapi kalau  Anda siap dengan costnya – kenapa tidak. Pada intinya tak ada yang lebih buruk atau lebih baik, semuanya bersifat relatif.

Iklan

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Satu pemikiran “Kelebihan dan Kekurangan Mobil Matic VS Manual

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *