Menambah ELCO atau Capasitor Pada Motor Memperpanjang Usia Aki?

Mungkin kamu pernah mendengar jika menambahkan elco atau capasitor elektrolit dengan nilai besar pada motor misalnya ditambahkan elco 10.000uf akan mempepanjang umur aki? Apakah itu benar? Untuk bisa menjawab ini maka kita perlu mempelajari apa fungsi atau kerja capasitor dan bagaimana kerja dari dinamo dan kiprok pada motor .

Menambahkan elco pada motor, tekor apa untung?

MENAMBAHKAN ELCO PADA AKI MOTOR

Cara kerja elco atau capasitor elektrolit adalah ia dapat menyimpan muatan listrik sementara. Jadi dia mirip-mirip dengan baterai yang bisa dicharge sebenarnya, semakin besar kapasitansinya makan semakin besar dapat menyimpan muatan listrik . Fungsi ELCO dalam rangkaian elektonika bisa sebagai capasitor bank atau sebagai perata, penghalus dan stabilizer tegangan pada rangkaian power supply. Capasitor bank apakah itu? untuk mencukupi kebutuhan arus pada peralatan. Misalnya pada audio yang kadang butuh ampere lebih besar saat bass yang besar maka itu akan terpenuhi karena peran dari elco sehingga nada bass yang besar ini bisa terdengar dengan mulus.

Lalu kalau dipasang pada aki motor, apa fungsi elco?

Sebenarnya kalau dipikir untuk apa coba? sedangkan motor hanya butuh untuk lampu-lampu dan dan motor starter. Jika dikatakan sebagai capasitor bank apakah ini perlu? sedangkan lampu tidak menarik arus seperti halnya audio yang berubah ubah sesuai dengan alunan bass yang kadang besar dan kecil. Kalau lampu kan hanya nyala yaudah nyala aja terus sampai dimatikan konsumsi arus tetap. Dan lampu juga tidak membutuhkan tegangan DC yang bersih seperti halnya dengan audio sedangkan tegangan dari aki itu sendiri sudah bersih dan stabil.

ELCO supaya aki bisa awet?

Bisa saja mungkin ya sebab ketika peralatan listrik motor di on-kan maka sementara akan dibantu dengan elco sehingga tidak sontak menyedot dari aki, jadi istilahnya aki akan mengeluarkan arus dengan cara yang lebih halus sehingga elemen lebih awet. Ini mungkin lho ya, saya tidak tahu pasti.

Tapi kerusakan dini aki lebih disebabkan karena beban yang terlalu berat dan sering, atau kesalahan pada sistim pengisian atau kosleting. Dan aki juga memiliki umur pakai atau calendar of life dimana yang sudah bisa diprediksi pabrik akan rusak pada sekian tahun pemakaian. Jadi selama pemakaian aki benar dan wajar maka aki akan rusak secara alami sesuai dengan calendar lifenya.  Jadi kalau begitu apa gunanya menambahkan elco pada aki motor?

Elco justru menyedot arus dari aki

Justru elco ini menyedot arus dari aki, jadi ketika aki tidak ada pengisian(misalnya motor nganggur) maka arusnya akan lebih cepat habis daripada tanpa diberikan tambahan elco. Nah kan apakah tidak malah merepotkan aki?

Lihat Juga :  Cara mengatasi tenaga motor yang mulai berkurang

Sama halnya dengan aki yang dicharge, dia tentunya menyedot arus dari casan untuk mengisinya ya kan?.

Untuk meratakan tegangan dari dinamo?

Pada sistim kelistrikan motor mobil juga sama bahwa aki ini secara otomatis di charge oleh dinamo yang menghasilkan listrik saat mesin hidup. Sebelum ke aki motor, arus listrik di searahkan dari AC menjadi DC dan regulasi dulu oleh kiprok supaya arus stabil dan aki tidak rusak karena pengisian. Dari pabrik motor tidak menggunakan elco atau capasitor karena aki sendiri sudah berfungsi seperti elco yaitu meratakan tegangan dan menyetabilkan. Jadi jika aki sendiri seperti elco lalu mengapa harus ditambahkan elco lagi?

Baca juga : 8 Tips Agar Aki Mobil Tidak Cepat Soak, Anda Harus Tahu

Jika motor tidak dipasang aki

Jika motor tidak dipasangkan aki, maka tegangan dari dinamo adalah DC yang masih kotor alias masih mengandung riak AC sehingga tidak akan terbaca akurat ketika diukur tegangannya pakai MULTIMETER DC.

Untuk itu jangan heran ketika bunyi klakson terdengar sember jika aki motornya dilepas, lalu coba dipasangkan elco maka bunyi klakson akan nyaring normal seperti ketika ada akinya. Ini adalah fungsi elco sebagai perata tegangan bekerja.

Jadi elco ini mungkin akan berguna jika aki motor sedang tidak ada, atau aki dalam kondisi lemah. Nah disinilah manfaat elco itu akan terasa.

Tapi disini ada kelemahannya juga, karena ketika aki tidak ada dan dinamo tidak stabil karena kerusakan tertentu maka apabila dinamo motor menghasilkan tegangan 50V (karena bermasalah) maka tegangan yang keluar akan 50VDC karena ada elco, Maka apa akibatnya? ya lampu putus semua atau klakson terbakar. Karena jika hanya ada aki yang masih normal, ini tidak akan demikian akibatnya karena aki sendiri adalah menyetabilkan.

Kesimpulan:

Jika aki masih normal, dan motor tidak dilengkapi dengan audio yang besar misalnya maka untuk apa memasang elco karena rasanya tidak bermanfaat secara signifikan.

Karena elco menyedot listrik, maka ketika memang pengen menambahkan elco pada motor sebaiknya elco ikut terputus ketika kontak motor dimatikan. Ini bisa diatur diambilkan jalur dari kontak, bukannya elco dipararel langsung dengan aki.

Jika aki motor sudah lemah atau bahkan tidak dipasang aki, elco mungkin cukup berguna untuk membantu supply tegangan klakson, lampu dan lainnya supaya kerjanya maksimal.

Demikian pendapat saya tentang apa manfaat menambahkan elco besar pada aki sepeda motor. Mungkin saja pendapat saya salah, tapi ada baiknya melakukan ekperimen supaya tahu persis ini bener nggak sih?

Leave a Reply