Apakah teknologi I-VTEC pada mesin mobil?

i-VTEC adalah teknologi yang diusung untuk mesin mobil terbaru, yang merupakan paten dari produsen Honda. Sebelumnya kita telah membahas apa itu teknologi VVT-I, yang dikembangkan oleh toyota. Karena untuk Sekedar diketahui, VVT-I (Toyota)  maupun VTEC (Honda) bertujuan sama, dan dengan sistem teknologi yang pada intinya bisa dikatakan serupa, yaitu teknologi yang bertujuan agar mesin semakin efisien dalam menggunakan bahan bakar, sehingga ramah lingkungan namun tetap bertenaga dengan jalan mengatur waktu bukaan katup.

Advertisement

Teknologi yang mungkin serupa dengan VVT-I (Toyota) maupun VTEC(Honda), juga dimiliki oleh sebagian besar produsen mobil ternama lain, seperti Suzuki(dengan VVT), Hyundai( dengan CVT) dan lain-lain.

Unsur karakter “VT” ada disemua sebutan teknologi masing-masing. VT= Variabel Timing = Waktu pembukaan katup yang bisa berubah-ubah.

Teknologi efisiensi bahan bakar ini memang sudah seharusnya difikirkan oleh produsen, mengingat semakin meningkatnya kebutuhan BBM dan juga semakin mendesaknya perhatian terhadap lingkungan global.

Mengenal teknologi i-VTEC – Honda

Sebelum kita membahas teknologi I-VTEC, sebaiknya kita mengetahui dulu beberapa teknologi yang sebelumnya telah digunakan. Hal ini perlu juga, karena I-VTEC adalah hasil penggabungan-penggabungan dari beberapa teknologi tersebut.

Beberapa teknologi sebelum i-VTEC

VTEC – Variable valve Timing and lift Electronic Control.

Pada mesin VTEC, kedua katup intake tak selalu bergerak bareng. Sebagai misal, pada saat putaran rendah hanya ada satu katup yang membuka(katup pertama). Bukaan katup pertama ini relatif kecil, karena karakter camshaft dengan derajat kecil yang cocok untuk putaran rendah. Kondisi ini dinilai pas, karena pada putaran rendah tak memerlukan suplai udara yang banyak. Selain itu, bisa terjadi turbulensi udara untuk membantu mencampur bahan bakar. Seiring dengan naiknya putaran mesin, kebutuhan suplai udarapun juga meningkat. Dengan demikian maka katup kedua akan bekerja. Bukaan katup kedua ini lebih besar, karena karakter chamshaft memiliki derajat lebih tinggi. Untuk selanjutnya, katup pertama tadi ikut membuka lebih banyak. Dengan demikian mesin menjadi efisien, irit dan juga ramah lingkungan.

Lihat Juga :  Penyebab Mesin sepeda Motor cepat Panas

VTEC – E – Variable valve Timing and lift Electronic Control for Efficiency.

Sistem ini tidak benar-benar VTEC seperti yang kita kenal . Pada RPM rendah , mekanisme VTEC – E efektif untuk memaksa mesin yang beroperasi dengan 12 katup. Salah satu katup intake tidak terbuka sepenuhnya, sehingga akan mengurangi konsumsi bahan bakar . Pada nilai RPM ditetapkan (yaitu  2500rpm) , mekanisme VTEC – E melibatkan  katup intake nomor 2, yang efektif untuk operasi normal pada mesin 16  katup. Catatan : dalam mesin VTEC – E , tidak ada karakter cam RPM kinerja tinggi, karena mesin ini seharusnya disetel untuk irit bahan bakar.

VTC – Variable Timing Control.

Ini adalah mekanisme yang melekat pada ujung camshaft intake saja,  yang bertindak sebagai penerus cam variable – secara otomatis akan menyesuaikan overlap antara cam intake dan exhaust, efektif memungkinkan mesin untuk memiliki jumlah overlap yang paling ideal di semua rentang RPM rentang. VTC akan aktif sama disemua RPM .

i- VTEC – intelligent Variable valve Timing and lift Electronic Control

i-VTEC adalah kombinasi dari teknologi VTEC dan  VTC. Dengan kata lain , i- VTEC = VTEC + VTC . Saat ini , satu-satunya mesin yang menggunakan sistem i- VTEC DOHC adalah mesin seri K.

Karena diatas sudah kita bahas tentang varian teknologi sebelumnya, mungkin Anda sudah bisa menyimpulkan bagaimana hasil penggabungan yang menghasilkan i-VTEC.

Advertisement

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *