Bagaimana Cara Internet Bisa Bekerja?, Urutan Dan Syaratnya

Bagaimana Cara Internet Bisa Bekerja, Urutan Dan Syaratnya. Internet sudah menjadi kebutuhan sehari-hari saat ini, dijaman teknologi ini orang sudah merasa tak mungkin hidup tanpa jaringan. Tapi tahukah kamu bagaimana cara kerja internet? secara ringkas dan jelas mari kita bahas!

Supaya dapat menikmati internet dengan berbagai kebutuhan yang kita inginkan di dunia cyber, ada beberapa syarat dalam jaringan supaya bisa terhubung dengan www yang wajib kita pahami. Berikut beberapa syarat dan komponen kunci dari internet yang harus ada.

Bagaimana Internet Bisa Bekerja, Sistem danUrutannnyaCara kerja internet

Image:wikipedia

Yang Dibutuhkan Internet Supaya Bisa Bekerja

Perangkat Pengguna/klien:

Pengguna memerlukan perangkat seperti komputer, laptop, smartphone, atau tablet yang memiliki kemampuan untuk terhubung ke jaringan.

Infrastruktur Jaringan:

Infrastruktur jaringan harus ada yang melibatkan berbagai perangkat keras seperti router, switch, dan kabel hingga satelit yang menghubungkan perangkat pengguna ke penyedia layanan internet dan selanjutnya ke jaringan global.

Penyedia Layanan Internet (ISP):

ISP adalah perusahaan atau penyedia layanan yang menyediakan akses internet. ISP memastikan bahwa pengguna dapat terhubung ke internet melalui berbagai teknologi seperti kabel, DSL, serat optik, atau nirkabel. Contoh ISP populer di Indonesai adalah Telkom, Indosat Ooredo, XL Axiata, First media, Biznet, MyRepublik dan MNC.

Protokol Komunikasi (TCP/IP):

Protokol TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah protokol standar yang digunakan untuk mentransfer data di internet. Protokol ini memastikan komunikasi yang andal dan efisien antara perangkat didalam jaringan.

Alamat IP:

Setiap perangkat di internet memiliki alamat IP yang unik. Alamat IP digunakan untuk mengidentifikasi dan memetakan perangkat dialam jaringan. Ada dua jenis alamat IP utama: IPv4 dan IPv6.

DNS (Domain Name System):

DNS menyediakan mekanisme untuk mengonversi nama domain (seperti www.example.com) menjadi alamat IP. Ini memungkinkan pengguna menggunakan nama domain dan tidak harus mengingat alamat IP numerik ketika mengakses website melalui prompt alamat di browser. Didalam sistem DNS terdapat beberapa pengaturan yang dikonfigurasi supaya alamat website (www.example.com) yang diketik di browser terhubung ke servernya.

Server:

Server adalah komputer atau perangkat keras yang menyimpan dan menyediakan berbagai informasi dan layanan di internet. Server dapat berupa server web, server email, server file, dan lainnya. Server di bangun diatas OS misalnya linux dan berbagai jenis aplikasi web server yang bisa digunakan seperti Nginx, Apache dll untuk mengatur akses ke aplikasi web yang tersimpan disana. Jadi sebuah situs web harus memiliki server atau komputer di data center atau dimanapun untuk menyimpan data dan sistem web itu sendiri. Server bisa dikelola sendiri juga bisa menyewa kepada penyedia layanan Hosting web dan harus terhubung dengan jaringan internet dan memiliki bandwidth.

Routers dan Switches:

Routers mengarahkan lalu lintas data melalui jaringan, memutuskan jalur tercepat dan terbaik untuk paket data. Switches menghubungkan perangkat di jaringan lokal.

Paket Data:

Data dikirim melalui internet dalam bentuk paket data. Setiap paket memiliki informasi pengirim, penerima, dan data itu sendiri. Paket data ini diperoleh dari ISP yang bisa berupa kuota limeted atau unlimited atau tersedia paket dengan nama apapun sesuai yang disediakan ISP.

Firewall dan Keamanan:

Keamanan internet melibatkan penggunaan firewall dan protokol keamanan seperti HTTPS untuk melindungi data selama transmisi. INi sangat penting terutama untuk situs dinamis terutama perbankan untuk menjamin keamanan komunikasi data dari peretasan atau disusupi virus dan malware.

Baca Juga :  Apakah Virtual Memory itu?

Akses ke Jaringan Global:

Akses ke jaringan global memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi dengan perangkat dan layanan di seluruh dunia. Ini melibatkan penyedia layanan internet yang terhubung ke jaringan internasional.
Dengan hadirnya semua komponen ini, pengguna dapat mengakses berbagai layanan dan sumber daya di internet. Ketersediaan internet juga dapat tergantung pada faktor geografis, infrastruktur lokal, dan jenis teknologi yang digunakan oleh ISP dan perangkat pengguna.

Cara Kerja/urut-urutan kerja internet

Perangkat Klien:

Pengguna terhubung ke internet melalui perangkat seperti komputer, smartphone, tablet, atau perangkat lain yang dilengkapi dengan antarmuka jaringan seperti browser web atau aplikasi khusus.

Provider Layanan Internet (ISP):

Pengguna terhubung ke ISP masing-masing, yang merupakan perusahaan atau penyedia layanan yang menyediakan akses internet. ISP ini memiliki infrastruktur dan peralatan untuk menghubungkan pengguna ke internet.

Protokol Internet:

Komunikasi data terjadi karena internet menggunakan protokol komunikasi yang disebut TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) untuk mentransfer data antar perangkat di jaringan. Protokol ini memastikan pengiriman data yang andal dan efisien.

Alamat IP:

Setiap perangkat yang terhubung ke internet memiliki alamat IP (Internet Protocol). Alamat ini digunakan untuk mengidentifikasi dan menemukan perangkat di jaringan. Ada dua jenis alamat IP: IPv4 (Internet Protocol version 4) dan IPv6 (Internet Protocol version 6).

Domain Name System (DNS):

Kebanyakan orang lebih suka menggunakan nama domain (seperti www.example.com) daripada alamat IP numerik karena lebih mudah diingat. DNS menerjemahkan nama domain ke alamat IP sehingga pengguna dapat dengan mudah mengakses situs web tanpa harus mengingat serangkaian angka. Pengguna akan menemukan alamat situs web tertentu melalui mesin pencari seperti google search, atau bisa mengetikkan langsung alamat situs web yang dimaksud melalui prompt browser. Jika semua syarat kerja terpenuhi selanjutnya pengguna akan masuk ke halaman situs dan berinteraksi disana dengan berbagai aktifitas seperti mengisi data, download file, menonton video streaming dll.

Server:

Ketika pengguna berinteraksi dengan sebuah situs web maka perangkat pengguna otomatis beritenteraksi dengan server web tersebut dan data akan dikirim atau diterima oleh server. Informasi dan layanan di internet disediakan oleh server. Server adalah komputer yang menyimpan data dan aplikasi yang dapat diakses oleh pengguna. Contohnya termasuk server web, server email, dan lainnya.

Transfer Data:

Data dikirim antar perangkat melalui paket data. Informasi dipotong menjadi paket-paket kecil, dikemas, dikirimkan melalui jaringan, dan kemudian diatur kembali di sisi penerima. Hal ini karena protokol internet TCIP/IP yang sudah dijelaskan diatas.

Routers:

Kemudian Router yang mengarahkan paket data melalui jaringan dari satu perangkat ke perangkat lainnya. Router memastikan bahwa data dapat mencapai tujuannya dengan efisien.

Firewall dan Keamanan:

Untuk melindungi data dan perangkat dari ancaman keamanan, internet menggunakan firewall dan protokol keamanan seperti HTTPS untuk enkripsi data selama transmisi. Sehingga pengguna bisa menggunakan internet dengan lebih aman dari penyadapan komunikasi data atau peretasan.

Layanan dan Aplikasi:

Internet menyediakan berbagai layanan dan aplikasi, termasuk email, browsing web, media sosial, streaming video, dan banyak lagi, yang memungkinkan pengguna berinteraksi dan berbagi informasi secara online.
Keseluruhan, cara kerja internet melibatkan kerjasama antara perangkat keras (seperti server, router, dan perangkat klien) dan perangkat lunak (seperti protokol, DNS, dan aplikasi) untuk mengirim, menerima, dan mengelola data di seluruh dunia.

Leave a Reply