Seluk beluk webhosting yang perlu diketahui

Jika kamu adalah blogger yang sudah terbiasa dengan wordpress,joomla atau drupal sudah pastinya tahu apa itu webhosting,Namun saya yakin masih ada sebagian yang belum begitu tahu tentang apa dan ada apa dengan webhosting.Ini saya bandingkan seperti saya dulu,saya sudah hapal dengan cara install,membuat database situs,hapal dengan yang namanya FTP dan lainnya mengenai hosted situs.Namun sayangnya saya ternyata tidak banyak tahu  dan tidak memperhatikan hal teknis lain yang membuat webhosting itu ada.Maklum pengetahuan yang saya miliki tersebut hanyalah pengetahuan tingkat dasar yang hanya saya peroleh dari browsing. 😀
Akibatnya,saya bingung ketika situs blog saya tidak bisa diakes,lemot bahkan sampai berhari hari.

Advertisement

Nah maka dari itu,melalui artikel berikut saya akan menjelaskan beberapa istilah dalam webhosting yang wajib untuk diketahui oleh bloger.Agar tidak bingung jika situs yang dihosting mendapat masalah masalah umum yang berkaitan dengan hosting.Bahkan bisa bersiap siap, agar situsnya nanti minim dari masalah masalah umum seperti itu.Kalaupun ada itu juga biasa,yang penting kamu bisa untuk segera mengatasinya.


Disk Space (kapasitas penyimpanan)
Sama seperti komputer,disk space adalah ruang didalam webserver anda tempat untuk menampung file file apa saja seperti gambar,file multimedia,email dan file yang membangun situs itu sendiri.Ketahui berapa kapasitas penyimpanan yang akan anda dapat sesuai dengan paket hosting yang anda beli.Agar nanti anda bisa leluasa dalam mengelola situs blog kamu.

Bandwidth
Bandwidth adalah kapasitas transfer data yang dijatahkan untuk setiap paket hosting yang kamu beli.Satuan kapasitas transfer data ini dihitung dengan byte.Maksudnya begini: Jika situs blog kamu perhalamannya memiliki ukuran muat sebesar 60 kilobite,dan setiap harinya mendapat pageview 500 kali berarti 60 x 500 = 3000 kilo bite.Karena jatah bandwidt yang diberikan perbulan maka 3000 kb x 30 hari = 90.000 kb atau 9GB.Dan masalahnya,jika jatah bandwidth webhosting kamu habis maka kamu harus requet penambahan bandwidth agar situs bisa diakses kembali.Sebab jika bandwidth tidak ditambah maka situs tidak dapat diakses.Biasanya permintaan penambahan bandwidth ini dikenakan biaya lebih mahal.Jadi tanyakan dengan pasti kepada penyedia,berapa jatah bandwidth untuk paket hosting kamu.

Lihat Juga :  Cara paling jitu agar artikel tidak bisa dicopypaste

CPU
Central Processing Unit atau prosessor,sama dengan komputer yang ada didepan kamu.Webserver juga memiliki prosesor untuk meyelesaikan proses permintaan ketika halaman diakses oleh pengunjung agar bisa tampil dihalaman web browser mereka.Semakin kecil tenaga dari prosesor tentu semakin lambat pula untuk melakukan proses.Inilah yang mendasari perbedaan antara shared hosting,VPS server dan Dedicated server.Kenapa shared hosting lebih lambat ketimbang dedicated server?,,,,ya lumrah saja karena 1 prosessor digunakan untuk banyak situs web.

Shared Hosting
Didalam web hosting kelas shared hosting,sebuah webserver dengan sebuah CPU dengan sebuah RAM digunakan bersama sama untuk banyak situs.Itulah kenapa harganya jauh lebih murah dibanding VPS.Kecepatanya jelas beda jauh dibanding situs yang dihosting dg dedicated server.Selain itu,jika salah satu situs yang berada diantara banyak situs dalam satu server tersebut overload maka situs kamu juga akan terkena imbasnya.Yahhhh,,namanya saja hosting berbagi (=shared hosting).Namun ada juga webhosting yang berani memberikan layanan dengan sebuah server yang tangguh, sehingga jauh dari masalah masalah resource.

VPS (Virtual Private Server)
VPS juga satu server yang disewakan untuk banyak customer,namun VPS menggunakan resource pribadi dan dipersonalisasi sendiri sendiri untuk setiap website.Customer diberikan akses secara virtual sehingga bisa melakukan konfigurasi DNS sendiri untuk server webnya.Karena sendiri sendiri untuk setiap situs,VPS lebih aman dari gangguan yang diakibatkan oleh situs “tetangga”.

Dedicated server
Inilah tingkat ekslusiv dalam hal menyewa webhosting.Customer akan diberikan server,CPU,Memory,Disk yang hanya untuk digunakan sendiri.Sudah jelas dedicated lebih tangguh jika hanya untuk menghosting satu situs saja.Aman dan tidak akan terpengaruh oleh gangguan yang diakibatkan/berasal dari server tetangga.Namun sayang sekali jika hanya untuk 1 blog pribadi,mungkin kamu akan berencana mengelola 20 blog maka dedicated server adalah pilihan terbaik.Maksudnya kamu bisa patungan dengan teman bloger yang lain untuk menyewa 1 dedicated server agar lebih stabil.

Lihat Juga :  Apakah itu IP Adress atau alamat IP ?

Letak server
Sebelum kamu mengorder webhosting,lihat dulu dimana tempat web server paket hosting kamu.Ada server yang diletakkan di datacenter Indonsesia (server IIX) atau di USA.Semakin dekat lokasi server maka semakin cepat waktu yang dibutuhkan untuk mengakses situs kamu.Untuk blog bertarget visitor Indonesia sebaiknya server Indonesia ya?…

IP Address
Setiap komputer memiliki alamat IP sebagai identitas agar dapat berhubung dan berkomunikasi dengan komputer lain.Begitu pula dengan webserver,dengan IP adress ia bisa dihubungkan dengan nama domain sehingga bisa kamu akses melalui web browser kamu.Kamu harus mengetahui IP Adress webhosting kamu agar bisa melakukan setting DNS.

CS (Contact Support)
Contact Support merupakan salah satu fasilitas untuk pelanggan yang sangat penting.Support webhosting yang profesional akan memberikan bantuan support 24 jam sehari selama 7 hari dalam seminggu (populer disebut 24X7).
Namun yang perlu diketahui juga bahwa tidak semua webhosting memberikan layanan support gratis.Misalnya jika kamu membutuhkan bantuan support melalui telepon,kamu harus bayar biayanya karena no telpon CSnya bukan jalur bebas pulsa.Menghosting situs pada webhosting bukan tanpa masalah,pasti selalu ada saja masalah atau yang tidak kita pahami.Namun yang penting adalah, CSnya gampang dihubungi kapan saja dan bisa memecahkan solusi yang kamu butuhkan berkaitan dengan masalah hosting yang kamu hadapi.
Pengalaman saya: Pernah saya minta bantuan CS,bukannya masalah selesai malah justru menjadi berantakan.Mereka masuk kedalam cpanel dan membuat kesalahan dengan konfigurasi database.Maksudnya sih baik untuk membantu,namun apa jadinya jika justru menjadi berantakan.Untung masalah ini selanjutnya bisa saya atasi sendiri.

Semoga kamu bisa menemukan webhosting yang bisa memuaskan, setelah membaca artikel ini.

Advertisement

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *