X
    Categories: Audio

Cara menghilangkan suara dengung-an power audio saat mesin mobil hidup

Ads

Suara dengung dan suara nguiing pada system power amplifier audio mobil biasanya disebut storing oleh para pakar audio mobil atau humming oleh para pakar audio rumahan atau lapangan. Suara-suara ini lumrah, mengingat pada mobil bensin menggunakan tegangan sangat tinggi yang dibangkitkan oleh coil agar busi dapat memercikkan apinya. Lho?.. apa hubungannya?… ya tentu saja ada dong, karena loncatan-loncatan bunga api dari busi menuju ground/masa bisa mendistorsi input audio yang sangat sensitif. Apakah ini bisa diatasi?… ya tentu saja bisa, karena mobil yang system audionya diinstalasi dengan benar dan system pengapiannya sehat, maka suara musik bisa didengarkan dengan mulus tanpa cacat oleh distorsi atau tanpa storing. “Audio mobil saya mendengung , lalu bagaimana cara mengatasinya?…”

Nah berikut cara mengatasi suara mendengung/humm/storing pada power audio mobil

Sediakan kabel khusus jenis RCA yang baik untuk audio

Kabel RCA, atau gampangnya adalah kabel yang khusus diciptakan untuk menghubungkan output dari Head unit ke input power amplifier. Input power ini sangat peka, sehingga induksi dari kelistrikan lain bisa mendistrosinya dan akan dikuatkan oleh final amplifier sehingga muncul suara seperti mengaum pada speaker woofer. Nah untuk itu diciptakanlah kabel khusus yang disebut dengan kabel RCA lengkap dengan jek khusus yang bisa meredam induksi dari luar. Jadi, jangan sungkan-sungkan untuk membeli kabel RCA yang paling berkualitas jika ingin suara audio mobil Anda nyaman didengarkan. RCA berkualitas biasanya memiliki serabut melingkar yang rapat dan tebal, serta kabel inner yang besar dan kuat.

Instalasi kabel Input RCA dengan baik

Maksudnya, pastikan kabel untuk input ke power ampifier ini  jauhkan sejauh mungkin dari kabel positif aki, atau kabel-kabel yang lain, juga terutama jangan berdekatan dengan motor penggerak, kumparan, ECU unit injeksi, dan peralatan elektrik lainnya. Dan kalau bisa, kabel input ini sependek mungkin, oke?…

Berikan ground pada body power amplifier

Biasanya power amplifier audio mobil sudah dilengkapi dengan lubang baut khusus untuk ditempelkan ke body mobil. Tapi kalau tak memungkinkan untuk melubangi lantai mobil Anda, silahkan diberikan kabel yang tebal sependek mungkin, lalu bautkan dari body power  ke body mobil yang sebelumnya sudah diamplas agar arus listrik bisa terkoneksi dengan ground/masa mobil.

Jika merakit sendiri power amplifier

Merakit sendiri power amplifier ini gmpang-gampang susah. Gampangnya, siapa saja bisa merangkai hanya dengan membeli kit yang sudah jadi di toko elektronika. Susahnya, membuat grounding yang baik biasanya susah, karena box khusus audio mobil tidak dijual dipasaran. Untuk mengatasi hal ini, belilah lembaran pelat aluminium, potong dengan baik untuk membentuk kotak seperti kardus jajan dari acara kendurian 😀 . Selain itu, atur pengabelan dengan baik, sependek mungkin menggunakan kabel, kalau perlu semua bisa terhubung tanpa kabel (langsung disoder per Kit). Dan jangan lupa, body box harus dialiri listrik negatif atau sebagai ground/masa. Kalau merasa nggak mampu, sebaiknya beli yang sudah jadi buatan pabrik, dimana biasanya sudah didesain dengan sangat bagus dalam mengurangi efek storing.

Pemasangan head unit

Pastikan Head unit sudah terpasang dengan baik, periksa bautnya apakah sudah mengikat kuat dengan body/dudukan.

Kabel tegangan untuk power amplifier

Kabel tegangan untuk power ini sebaiknya diambilkan secara langsung dari aki, alias tidak melalui Acc kontak mobil. Bisa juga diambilkan dari positif dari alat pemantik api mobil. Atur kabel supaya tidak melintasi peralatan listrik mobil lainnya, dan jangan sekali-kali digabung atau berdekatan dengan kabel input/output atau RCA

Pastikan jek RCA mengikat pasangannya dengan erat

Jek RCA terkadang ada yang agak longgar, nah ini bisa menyebabkan storing juga. Untuk itu, jika ada jek RCA yang longgar, jepit dulu dengan tang secara perlahan asal nantinya bisa duduk dengan erat dengan pasangannya.

Masih storing juga?….

 

Lek ngono yo wes mbuhlah….. hehehe… sebenarnya jika Anda sudah mengikuti jejak diatas storing sudah bisa diatasi, walaupun terkadang tidak 100% juga sih.

Namun jika Anda sudah memastikan instalasinya sudah baik dan benar seperti step diatas, maka bisa dipastikan bahwa :

1 :Masalah pada system pengapian

System pengapian mobil Anda sudah tidak bekerja dengen normal. Entah itu kabel businya sudah ada yang bocor, atau businya ada yang setengah mati. Cobalah untuk menjauhkan kabel busi sedikit menjauh dari body, jika masih storing , wah…. kemungkinan system pengapian mobil anda perlu dicek oleh teknisi mesin mobil yang dapat dipercaya.

Belum lagi jka mobil Anda masih menggunakan platina 😀 … apa iya masih ada?….

 

2 : Power audio anda kurang bagus

Saya tak bilang power anda harganya murah. Sebab tak selamanya yang murah itu membawa suara dengung saat mesin mobil hidup. Cobalah meminjam audio mobil teman anda yang tidak storing untuk sementara ke mobil Anda. Jika masih storing, mungkin system pengapian mobil Anda yang tak beres, tetapi njika storing tidak ada, maka silahkan Anda membeli power amplifier mobil teman anda tersebut… eh, beli yang seperti itu maksudnyaa…

 

Demikian tip dan cara untuk menghilangkan suara dengungan atau storing pada audio ampli power mobiil, semoga bermanfaat dan bisa membantu anda dalam mengatasinya.

Artikel di Update pada Maret 13, 2018 2:46 am

Ads
Supri: Editor dan penulis di spiderbeat.com adalah seorang bloger, teknisi audio dan elektronik, Menulis blog adalah salah satu kegiatan untuk mengisi waktu luang, untuk menyiman catatan dan berbagi kepada Anda.
Ads

Website ini menggunakan kukis

Baca selengkapnya
Ads