X

Langkah-langkah awal membangun blog yang baik

Ads

Langkah awal adalah saat dimana yang sangat menentukan masa depan blog, untuk itu memahami dan menerapkan proses awal sangatlah penting. Saya menulis artikel ini berdasarkan pengalaman, jadi bagi kamu yang baru saja berniat serius di boghospere tak begitu banyak mengalami trial dan errornya. Sebagaimana dengan membangun rumah juga, pondasi adalah hal dasar yang penting untuk diperhatikan. Sebab jika pondasi dibuat asal-asalan, maka lemahlah keseluruhan dari struktur bangunan itu – dan sangat beresiko dan merepotkan nanti jika rumah sudah berumur lama. Begitu juga dengan sebuah blog, jika dibuat dengan pondasi yang bagus maka kemungkinan akan merepotkan ketika blog sudah banyak memiliki artikel dan banyak pengunjung akan semakin kecil – bahkan hal ini bisa membuatnya lebih pesat dan maju.

Berikut adalah langkah-langkah awal yang baik dalam membangun sebuah blog

1. Tentukan platform blog

Pastikan platform apa yang ingin kamu pakai untuk blog kamu, sebab kalau sudah dipakai, maka nantinya akan sulit untuk berganti ke yang lain. Biasanya sih hal ini tergantung dari tujuan blog yang akan dibuat itu sendiri, apakah untuk tujuan kesenangan saja, monetisasi, dsb. Menggunakan layanan pihak ketiga, atau menggunakan hosting milik sendiri. Jika memilih hosting sendiri, tentunya kamu sudah mengerti apa itu domain dan hosting, aturan webhosting, cara maintenance, customisasi, hingga semua permasalahan umum blog hosting sendiri.

2. Persiapkan theme yang tepat, sehingga nantinya tak harus ganti-ganti theme lagi.

Hal ini khususnya untuk WordPress hosting sendiri, sering ganti-ganti theme bisa menyebabkan permasalahan tersendiri. Misalnya, kebanyakan theme WP dilengkapi dengan script autogenerated thumbnail, dan parameternya bisa berbeda-beda. Hal ini bisa menyebabkan banyaknya gambar ukuran thumbnail yang tak terpakai – alkibatnya jatah penyimpanan/disc akan membengkak dengan sia-sia. Membersihkan bermacam-macam gambar ukuran thumbnail yang tidak terpakai cukup beresiko, dan tak mudah dilakukan jika sebelumnya udah menambahkan banyak gambar.

Untuk urusan lain, mengganti theme yang tak cocok bisa menyebabkan penurunan visitor/berdampak terhadap SEO.

3. Tentukan niche yang tepat

Niche adalah topik khusus yang dibahas pada semua artikel blog, dan sejak awal harus ditentukan. Kenapa jika tidak?… jika niche yang kamu pilih tak sesuai dengan kesukaan kamu, maka kemungkinan besar blog tak akan terurus lagi karena kamu mungkin akan bosan – atau paling tidak niche akan melenceng dari tujuan awal. Kalau menentukan niche teknologi, ya kamu harus suka teknologi.

4. Atur dan mulai tentukan kategori yang sesuai

Kategori harus menarik dan sesuai dengan niche blog kamu, supaya nanti tak repot saat membuat pengelompokan postingan. Buatlah kategori sebelum membuat postingan, supaya blog kamu memiliki navigasi yang baik dan sesuai. Hal ini juga akan mempengaruhi seberapa banyak orang mau menavigasi artikel-artikel blog kamu yang lain.

5. Daftarkan feed

Walaupun secara default blog sudah dilengkapi dengan RSS feed, namun ada baiknya menggunakan layanan pihak ketiga yaitu feedburner sebelum mulai posting. Hal ini penting jika suatu saat nanti kamu perlu menambahkan fitur berlangganan artikel (subscriber) dan meningkatkan SEO.

5. Dafarkan webmaster tool

Sejak dini blog didaftarkan ke webmaster tool lebih baik, supaya optimasi SEO kamu berjalan lancar dan tak banyak menemui hambatan. Webmaster tool adalah alat yang khusus dibuat untuk optimasi blog supaya memiliki performa baik di google search engine.

6. Buat halaman statis (terms of service, contact, privacy policy)

Sebelum posting apapun, sebaiknya buatlah dulu halaman-halaman ini.  Hal ini akan menunjukkan sebagaimana besar komitmen kamu dalam membangun sebuah blog; tantu saja dibuat sebelum posting artikel apapun.

7. Jangan menambahkan gambar dari URL hosting blog milik orang luar/hotlinking

Untuk urusan gambar, sebaiknya upload sendiri. Hal ini kenapa?… selain bisa merugikan kepentingan orang lain, gambar yang diambil dari url blog lain akan beresiko gambar notfound. Terlalu banyak gambar yang notfound tentunya sangat bermasalah kepada pengalaman pengguna, dan yang pada akhirnya menurunkan kualitas SEO. Mencari dan mengganti gambar yang tak ditemukan akan sangat merepotkan jika nanti blog sudah sangat banyak memiliki artikel.

8. Tambahkan eksternal link seperlunya saja

Jangan terlalu banyak menambahkan link keluar(eksternal link), sebab jika nanti sudah banyak artikel dan link banyak yang 404 notfound akan merepotkan untuk memperbaikinya. Hal ini akan menurunkan kualitas SEO dan pengalaman pengguna, jadi harap dipertimbangkan baik-baik sebelum menambahkan link keluar.

9. Tulis artikel hanya dengan tidak banyak menambahkan code custom(compose) secara langsung kedalam posting area.

Misalnya : Tidak menambahkan artikel rata tengah, rata kiri, atau menambahkan custom style(div class), namun kalau sangat diperlukan, cukup hanya dengan menambahkan class dan selectornya saja ( div class, div id, span id) , yang kemudian selectornya diatur dengan properti dan value pada CSS eksternal. baca juga pengenalan CSS. Biasanya kalau dipaksakan akan menimbulkan masalah suatu nanti jika ganti templete baru jika artikel sudah banyak.

10. Menambakan heading h2 kedalam artikel

Subheading adalah h3, h4, dsb, sementara itu h2 adalah heading atau bisa juga disebut minor heading. Tambahkan paling tidak satu tag heading h2 kedalam artikel (artinya harus menambahkan subtitle), karena hal ini sangat penting untuk SEO onpagenya. Tapi sebaliknya jangan menambahkan tag mayor heading h1 kedalam postingan, karena hal ini harus diatur melalui template(asumsinya template SEO mendukung dinamic h1). Hal ini diharapkan suatu nanti kamu tak perlu lagi edit posting satu persatu lagi untuk menambah atau menghilangkan, karena ini akan sangat merepotkan jika suda banyak artikel.

11. Tambahkan link terkait ke artikel lain dalam satu blog(internal link) saat itu juga

Hal ini perlu untuk meningkatkan jumlah Page view dan mempromosikan artikel lain dalam satu blog, yang sangat bagus untuk menunjang SEO. Jika menambahkan ini ketika artikel sudah sangat banyak, tentunya nanti akan cukup melelahkan. Asumsinya jika kamu sudah ada artikel yang berhubungan dengan artikel yang saat ini kamu buat.

12. Jangan kelebihan optimasi/jangan nyepam dimana-mana

Bangunlah OBL(out bound link) atau backlink yang wajar, sebab jika terlalu nyepam bisa menurunkan performa SEO blog yang bisa berdampak terhadap penurunan pengunjung. Perlu diketahui bahwa jika blog terindikasi spam dari backlink, akan sulit untuk memulihkannnya lagi. Tentu saja sangat merepotkan jika harus disavov link yang jumlahnya sudah mencapai ratusan bahkan ribu. Alangkah baiknya biarkan saja backlink diperoleh secara natural, alias hanya ditambahkan oleh orang lain jika ingin blog untuk jangka panjang.

Mungkin hanya itu yang perlu saya sampaikan disini mengenai cara membangun blog yang aik dari awal, untuk kurangnya silahkan mencari referensi lain yang kamu yakini.

Artikel di Update pada April 14, 2016 4:58 am

Ads
Supri Adi: Editor dan penulis, menyukai, otomotif, elektronik, dan IT. Menulis blog adalah salah satu kegiatan untuk mengisi waktu luang dan berbagi kepada Anda.
Ads

Website ini menggunakan kukis

Baca selengkapnya
Ads