Pemanas air Tenaga Surya

Gaya hidup manusia terus mengalami perubahan seiring dengan tuntutan kesibukan yang semakin tinggi.Tugas tugas dikantor yang semakin menumpuk selalu memaksa kita agar segera menyelesaikannya.Karena kesibukan inilah seringkali seseorang menjadi terlambat untuk membersihkan tubuh atau mandi.Namun sayangnya,mandi pada waktu yang kelewat malam dengan air dingin sangatlah tidak baik bagi kesehatan.Selain dinginnya air terkadang membuat tidak nyaman kulit,mandi dimalam hari bisa memicu masuk angin sampai sakit persendian.Sebaliknya,mandi menggunakan air hangat akan membuat kulit terasa nyaman sehingga tubuh menjadi rileks.Bahkan mandi menggunakan air hangat bisa mengurangi kejang otot karena lelah habis kerja seharian.

Advertisement

Ngomong ngomong tentang mandi malam nih,bagaimana cara untuk mendapatkan air hangat yang selalu siap saat dibutuhkan untuk mandi.Dengan kemajuan teknologi, sistem pemanas air pun sekarang sudah banyak dijual dimana mana.Berbagai macam harga dan kelengkapan fitur sudah banyak ditawarkan dipasaran.

Teknologi pemanas air

Ada dua sistem pemanas air yang sekarang banyak digunakan,yaitu pemanas air tenaga panas matahari dan alat pemanas air konvensional.Bagaimana metode yang digunakan dari jenis alat pemanas air ?,apa saja kekurangan dan kelebihan pemanas air dari tiap jenis yang ada?,,,Untuk menemukan jawabannya,teruskan membaca..

Pemanas Air Konvensional.
Sistem pemanas konvensional pada umumnya menggunakan energi listrik(Electric Water Heater) dan ada juga pemanas air yang menggunakan bahan bakar Gas (Pemanas air Gas /Gas Water Heater) .Kelebihan pemanas air konvensional ini bisa menghasilkan efek pemanasan yang lebih tinggi daripada pemanas surya.Sehingga lebih cocok untuk memenuhi kebutuhan banyak kamar mandi setiap saat dalam jumlah yang besar.Alat pemanas air konvensional tentunya lebih boros energi,dan lebih cocok untuk tempat umum seperti hotel dan rumah sakit.

Pemanas air Tenaga Surya

Pemanas air tenaga surya ini sendiri masih digolongkan lagi menjadi 2 jenis,yaitu pemanas air tenaga surya pasif dan aktif.

Lihat Juga :  Daftar Code Bank untuk Transfer di ATM Bersama Terbaru

Pemanas air tenaga surya pasif
Seperti pada nama yang digunakan,pemanas air tenaga surya memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber pemanasnya.Disebut sebagai pemanas air tenaga surya pasif karena alat ini hanya murni mengandalkan panas matahari sepenuhnya.Dan pemanas air tenaga surya jenis pasif tidak menggunakan bantuan listrik samasekali.
Komponen pendukung dari alat ini hanya terdiri 2 bagian,yaitu panel kolektor dan tangki penyimpan yang saling terhubung dengan dua pipa. Pada panel kolektor yang ditutup oleh kaca, didalamnya terdapat serangkaian pipa tembaga sebagai jalannya air dengan sirip-sirip yang berguna sebagai penyerap panas.Dan tangki penyimpanan bertugas untuk menyimpan air setelah dipanaskan agar panasnya bertahan lama.
Alat ini bekerja jika mendapatkan panas matahari,air yang mengaliri pipa pipa tembaga perlahan akan terpanaskan dari panas yang ditangkap oleh panel kolektor yang diserap oleh sirip sirip penyerap panas.
Alat ini tidak menggunakan pompa yang digerakkan oleh listrik,itulah kenapa disebut sebaga pemanas air tenaga surya pasif.

Pemanas air Tenaga Surya

Lalu bagaimana air akan bersirkulasi dari panel surya kemudian mengalir kedalam tangki?
Hal ini bisa terjadi karena air yang suhunya lebih tinggi akan memuai dan massa jenisnya menjadi lebih ringan dari ketika dingin.Ketika air yang berada didalam kolektor suhunya meningkat menjadi panas,maka air akan naik kedalam tangki dan akan menggantikan air yang masih dingin.Dan air didalam tangki yang masih dingin akan mengalir kebawah kedalam kolektor untuk dipanaskan oleh sirip sirip penyerap panas.Begitu seterusnya sampai seluruh air yang berada didalam tangki sudah panas seluruhnya.Ketika suhu air yang berada didalam kolektor dan yang berada didalam tangki suhunya sudah sama maka sirkulasi air tersebut akan berhenti dengan sendirinya.
Cara kerjanya, seperti terlihat pada gambar di atas, pada saat matahari bersinar, panel kolektor menangkap sinar matahari dan secara mekanis mengalirkan panas dari sirip-sirip penyerap panas ke pipa-pipa tembaga yang berisi air, sehingga suhu air di dalamnya perlahan meningkat. Air yang lebih panas akan bergerak ke atas memasuki tangki penyimpan dan air yang lebih dingin akan turun memasuki rangkaian pipa tembaga untuk dipanaskan. Begitu seterusnya air bergerak sendiri sampai seluruh air dalam tangki penyimpan mencapai suhu yang diinginkan. Ketika suhu air panas di tangki penyimpan sama dengan suhu air panas di panel keloketor, dengan sendirinya air berhenti mengalir.Begitu seterusnya air akan bersirkulasi untuk dipanaskan ketika ada sinar matahari.

Lihat Juga :  Cara Menghubungkan laptop dengan HDTV

Untuk mendapatkan panas matahari dengan maksimal,alat ini biasanya dipasang diatap rumah dengan posisi miring mengikuti atap dengan posisi tangki berada diatas.
Pemanas air tenaga surya pasif disebut juga denga thermosipon yaitu karena memanfaatkan prinsip alamiah dari air yang dipanaskan.
Thermosipon ini lebih cocok untuk kebutuhan skala rumahan,disamping lebih irit energi juga tidak akan sanggup memenuhi kebutuhan air panas yang besar.

Pemanas air tenaga surya aktif
Prinsip kerjanya sebenarnya sama saja dengan jenis  pemanas air tenaga surya pasif juga menggunakan panas matahari untuk memanaskan air.
Yang membedakan adalah pompa dan sistem kontrol alat ini yang menggunakan tenaga listrik.Selain itu pemanas jenis aktif ini dilengkapi dengan emergency back-up.Artinya jika sedikit sekali panas matahari misalnya pada musim penghujan, maka pemanas air akan diambil alih oleh heater listrik ataupun gas.
Sementara letak panel /kolektor panas pada Pemanas air tenaga surya aktif bisa diletakkan ditempat terpisah.Kapasitas tangki penampung air yang dipergunakan jauh lebih besar.
Dengan begitu maka Pemanas air tenaga surya aktif cocok untuk memenuhi kebutuhan skala besar seperti Hotel,Rumah sakit dll.

Advertisement

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *