Cara Menyambung Banyak Speaker yang Benar pada Audio Sound System

Bagaimana cara menyambung banyak loudspeaker?  Masih banyak yang mengira sebagai hal yang paling mudah, karena beranggapan bahwa merakit itulah hal yang paling sulit. Pendapat ini memang benar, tapi dalam dunia elektronika, baik itu yang mudah atau yang sulit semuanya membutuhkan perhatian khusus tertentu termasuk menyambung speaker. Bahkan, hal yang paling mudah saja bisa berakibat buruk jika terjadi kesalahan termasuk soal menyambung speaker sound system ini, apalagi nantinya kita akan menggunakan beberapa atau banyak speaker untuk 1 unit power ampli. Nah, untuk menghindari kesalahan itu, maka kamu harus menguasai ilmu tentang daya dan beban agar sound system kamu bisa memberikan hasil yang optimal. Bukan hanya akan terhindar dari kerusakan baik itu pada power maupun amplifiernya, menyambung banyak speaker yang benar akan mengoptimalkan daya outputnya. Baca juga : http://www.spiderbeat.com/modifikasi-power-ocl-150-menjadi-400-watt/

Advertisement

Agar hasilnya bisa optimal dan terhindar dari kerusakan power, maka sambunglah loudspeaker audio kamu dengan cara yang benar.

Apa akibatnya jika kurang benar dalam menyambung speaker?

Yang pasti, power amplifier tak akan mampu memberikan daya yang optimal. Dan risiko selanjutnya adalah TR final power bisa kepanasan(overheat) dan akhirnya rusak terutama jika menggunakan system pendinginan yang kurang bagus.

Daya power amplifier sebagai contoh 400 watt, 1000 watt, dsb bisa terjadi karena adanya beban dan tegangan, lalu besarnya arus akan mengikuti besaran variabel tegangan terhadap beban.
Saya tak akan menunjukkan rumusnya, namun yang jelas daya keluaran sebuah power akan dipengaruhi oleh Volt, Ampere, dan beban dalam hal ini loudspeaker. Apa yang berpengaruh dari sebuah speaker?… Untuk melihat daya outputnya sebuah speaker tidak dilihat dari ukurannya(12″, 15″, dsb), tapi dilihat dari impedansinya yaitu misalnya 2 Ohm, 4 Ohm, atau 8 ohm. Pada intinya, semakin kecil impedansi speaker maka akan semakin besar daya output yang dihasilkan, tapi juga  akan semakin besar kebutuhan akan tegangan dan arus pada power amplifier dan tentu saja spek TR finalnya juga harus mengikutinya.

Karena yang paling diperhatikan dalam menyambung banyak speaker adalah impedansinya bukan inch, maka berapapun jumlah speaker total yang penting bisa memberikan impedansi yang diperlukan untuk mendapatkan daya maksimal yang diinginkan. Nah, yang dibutuhkan disini adalah soal cara merangkainya agar bisa menghasilkan impedansi yang diinginkan tersebut dari banyak speaker.

Lalu pertanyaan berikutnya adalah : ” Apakah bisa tidak terbatas jumlah speakernya, asalkan impedansi yang dibutuhkan terpenuhi berarti nggak masalah?”

Ya tentu saja masalah jika tidak seimbang dengan arus yang dikeluarkan oleh ouput power amplinya. Hal ini karena 2 buah speaker misalnya masing-masing 100 watt akan menjadi 200watt  jika di rangkai baik secara seri maupun pararel.

Rumusnya gampang yaitu satu ditambah satu sama dengan dua, jadi misalnya ada 4 speaker 100 watt maka jika dirangkai nantinya akan memiliki kekuatan dorongan daya hingga 400 watt; maka power-amplinya juga harus mampu mendorong loudspeaker sebesar daya itu(dengan perhitungan rumus). Sebagai contoh : Power dengan final sanken 2 set, tegangan 60VDC dengan arus 10 ampere akan menghasilkan daya sebesar 400 watt dengan beban speaker sebesar 4 ohm. Jadi kesimpulannya, berapapun jumlah speakernya, asalkan memiliki total daya dorong maksimal 400 watt setelah dirangkai its oke-oke wae….

Catatan : Asumsi tulisan diatas adalah jika kita tidak menggunakan trafo penyesuai impedansi(tidak kita bahas disini)

Jawaban dari pertanyaan diatas : Jumlah speaker tidak bisa asal, harus mempertimbangkan kekuatan power amplifiernya.

Mudah-mudahan bisa dipahami penjelasan yang awam ini,,, hehe

Oke, kembali kepada pokok bahasan alias to the point yaitu menyambung banyak speaker yang benar untuk sound system.

Dengan mengikuti  asumsi power ampli pada umumnya didesain untuk beban sepaker 2, 4, atau 8 ohm maka disini saya akan menggambar skema untuk kebutuhan tersebut. Dan penjelasan satu lagi : Kita bisa merangkainya secara seri, maupun pararel sesuai kebutuhan.

Cara merangkaikan 2 buah speaker :

merangkai speaker seri dan pararel untuk sound system

Keterangan : Jika masing-masing speaker 8ohm, maka jika diseri akan menjadi 16 Ohm. Dan ketika di pararel, maka akan menjadi 4ohm. Jika daya masing-masing speaker 200 watt, maka akan mampu untuk diangkat power yang memiliki kekuatan TR final hingga 200 watt.

Lihat Juga :  Tips Membeli Handphone

Baca juga : Cara Membuat Box Speaker PLANAR, Skema & kelebihannya

Cara merangkaikan 4 buah loudspeaker

A : 4 LS Secara pararel

Merangkai 4 speaker untuk sound system

Keterangan gambar : Diatas adalah cara merangkai 4 buah speaker secara pararel. Jika masing-masing spekaer memiliki impedansi 8ohm, maka total akan menjadi 2 ohm. Namun 2ohm akan berisiko terhadap sangat panas terhadap power ampli meskipun daya total keluaran akan menjadi lebih besar. Cara ini bisa kamu pakai asalkan mampu menghitung kekuatan power yang sesuai untuk speaker 2ohm, namun biasanya speaker 2 ohm digunakan untuk power class D.

B: Kombinasi seri dan pararel

Merangkai 4 speaker seri dan pararel untuk sound system

Keterangan gambar : Jika memakai cara merangkai 4 buah speaker 8ohm secara kombinasi seperti gambar diatas, maka kamu akan mendapatkan  impedansi total sebesar 4ohm. Ini cukup ideal untuk power ampli pada umumnya.

KHUSUS: Cara merangkai speaker double coil

Karena ada yang bertanya, maka saya update untuk speaker double coil:

Speaker double coil umumnya dibuat untuk subwoofer pada audio mobil maupun home theatre dan sebagainya. Speaker jenis ini memiliki 2 buah spul atau koil, sehingga memiliki 4 buah pin yang masing-masing bisa dirangkai sesuai dengan kebutuhan kita. Umumnya jika kita membeli jenis speaker ini, maka didalam box sudah disertakan cara merangkainya agar tidak terjadi kesalahan, namun jika kamu tidak memiliki panduan merangkainya, maka disini akan saya bagikan untuk kamu.

Biasanya sudah ada keterangan pada body speaker double coil yaitu 2/4/8 Ohm yang artinya mendukung untuk 2, 4, dan 8 Ohm, tergantung bagaimana cara kita merangkai masing-masing coilnya. Kebanyakan orang pakai 4 Ohm jika power-amplinya terbatas, karena itu yang paling optimal ketika kita berbicara tentang speaker double coil. Sekali lagi harus sesuai dengan kebutuhan, misalnya power ampli subbass kita hanya berdaya 250 watt rms dengan ketentuan impedansi speaker minimal 4 ohm, maka cukup kita gunakan hanya coil sebelah saja, dan coil yang satunya dinganggurkan atau tidak dikoneksikan/NC. Jika Power kita 500 watt dan hanya memiliki 1 speaker double coil, maka kita akan merangkai seri(gambar kedua dan ketiga pada gambar pertama) , tapi kita akan menggunakan yang 8 Ohm(gambar ke 3) apabila power ampli kita tidak mampu untuk 2 ohm.

Namun jika power kita adalah 1000 watt rms, maka kita perlu menggunakan 2 buah speaker double coil yang setiap coilnya maksimal 250 watt.

Hanya menggunakan 1 buah speaker double coil:

Cara merangkai atau menyambung speaker double coil

Umumnya digunakan yang 4 Ohm, bisa pakai 8 Ohm jika powernya 500watt dengan asumsi percoilnya maksimal 250watt. Jangan gunakan 2 ohm jika powernya tidak mampu untuk 2 ohm.

Menggunkan 2 buah speaker double coil

cara merangkai 2 buah speaker double coil

Gambar yang pertama diatas sama dengan speaker berdaya dorong 1000 watt, jika masing-masin coil 250 watt. Untuk gambar yang kedua(1 Ohm)  tidak perlu dipakai karena mungkin masih butuh dirangkai lagi dengan beberapa double coil lagi untuk mendapatkan 4 Ohm atau 2 Ohm jika power ampli lebih dari 1000watt.

Cara merangkai jika lebih banyak speaker dan rumus-rumusnya:

Sama seperti menghitung nilai resistor jika dipararel atau seri, yaitu menggunakan rumus :

Secara seri :

Ztotal = Z1+Z2+Z3+Z4

Secara pararel

1/Ztotal = 1/Z1+1/Z2+1/Z3

Keterangan :
Ztotal = Total Impedansi speaker
Z1 = Speaker ke 1
Z2 = Speaker ke 2
Z3 = Speaker ke 3
Dalam rumus Resistor, R = Nilai hambatan sebuah resistor, namun dalam loudpeaker maka R kita ganti menjadi impedansi loudspeaker .dengan lambang Z

Misalnya 6 speaker masing-masing tertulis impedansi 8ohm100 watt, maka pertamakali kita bisa membaginya menjadi 2 blok dulu yang masing-masing berisi 3 speaker yang di seri.

Blok 1:

Ztotal = Z1+Z2+Z3

Jadi hasilnya 8ohm+8ohm +8ohm = 24ohm.

Dan 3 speaker lagi yaitu blok 2 kita rangkai secara seri sama dengan blok 1, hasilnya tentu sama yaitu menjadi 24ohm.

Blok 1 = 24ohm, blok 2 = 24ohm. Maka anggap saja sekarang kita sudah memiliki 2 loudspeaker masing-masing 24ohm. Kemudian 2 blok tadi kita rangkai menjadi seri maka :

Lihat Juga :  Bisakah Wi-fi untuk jarak jauh?..

Ztotal =  1/Z1+Z2+Z3

Jadi hasilnya dari merangkai speaker blok 1 yang masing-masing berisi 3 speaker 8ohm yang diseri : 1/24ohm+24ohm = 24ohm/2 = 12 ohm

Catatan : Dengan asumsi impedansi masing-masing loudspekaernya sama, maka impedansi 1 speaker dibagi dengan jumlah speaker.

Namun masih ada pertanyaan lagi : “Kok hasilnya 12 ohm?”, apakah itu nggak apa-apa?…. Nggak apa-apa, namun hasilnya mungkin tidak akan maksimal sesuai dengan kekuatan daya yang diinginkan. Jadi, 6 loudspeaker tersebut akan kita bagi menjadi 3 blok, masing-masing blok berisi 2 speaker yang dirangkai seri. Diketahui 1 blog memiliki total impedansi 16ohm, maka 16/3blok = sekitar 5ohm. Jadi impedansi total dari keseluruhan speaker adalah sekiar 5ohm. Nah=, kalau 5ohm artinya sudah cukup bagus untuk digunakan dan aman bagi power amplifier.

Ohya, total daya cukup dikalikan total jumlah speaker, 200wattx6 speaker = 1200 watt. Karena jumlah speakernya terbilang cukup banyak, maka wattnya pun akan menjadi banyak juga sesuai dengan watt masing-masing speaker, artinya final power ampli dan daya trafonya harus memiliki kekuatan sebesar itu agar dapat memberikan hasil yang sesuai.

Lalu bagaimana jika ternyata saya memiliki speaker  yang tiap bijinya memiliki impedansi yang berbeda?

Kita bisa menggunakan cara seri kombinasi pararel atau pararel+pararel. Kelompokkan saja spiker yang memiliki impedansi yang sama. Contoh kita memiliki 3 buah speaker, yang satu biji ternyata 4 ohm, dan yang 2 biji memiliki impedansi masing-masing 8ohm. Maka, yang 2 biji 8ohm tersebut kita pararel maka hasilnya menjadi 4 ohm, kemudian akan kita pararelkan dengan 1 biji yang 4ohm tadi, maka total kita akan memiliki impedansi 2 ohm.

Karena kita tidak memiliki power yang cukup mumpuni untuk mengangkat speaker 2 ohm, maka sebuah speaker yang 4ohm tadi kita rangkai seri dengan 2 buah speaker 8ohm yang kita pararelkan maka hasilnya akan menjadi 8ohm. Tapi ini akan menjadi kurang ideal, karena hasilnya tidak akan seimbang dengan keluaran power.

Jadi disini kita akan menarik kesimpulan sebagai jawabannya: bahwa menghitung speaker dan resistor itu tidak sama , karena disini kita juga melibatkan kekuatan dari power amplinya juga. Maka dari itu, sebaiknya menggabungkan speaker secara terukur dengan menggunakan jumlah dan impedansi speaker yang seimbang. Artinya jika menggunakan 4 buah speaker, maka semuanya harus memiliki impedansi dan watt yang sama agar lebih mudah juga dalam menghitungnya.

Lalu apa tujuan dari menggunakan loudspeaker lebih dari 1 untuk 1 unit power?…

Yang jelas, lebih banyak speaker maka akan semakin besar kemampuan dayanya. Artinya dapat dipakai untuk beban power ampli yang lebih besar demi menghasilkan sound yang lebih mantab menggelegar namun tetap aman dari kerusakan yang tidak diharapkan, baik itu kerusakan power dan speaker itu sendiri.

TIPS:

Meskipun loudspeaker akan tetap berbunyi walaupun kutubnya terbalik , namun suara yang dihasilkan tidak akan sempurna. Hal ini yang dikatakan phase kebalik, yang ditandai dengan jeduknya speaker akan menendang kedalam, normalnya keluar. Lalu cara untuk mengetahui kebalik atau tidak bagaimana?….

  • Biasanya speaker sudah ada tanda dikutubnya yaitu negatif atau positif, namun jika loudspeaker sudah berada didalam box maka cara termudahnya badalah menggunakan batu baterai 1,5 – 3 volt. Caranya, alirkan strum baterai ke kutub/pin speaker, apabila daun speaker terdorong keluar maka itu sudah betul; mengenai mengetahui mana positif negatifnya mengacu pada kutubnya baterai. Atau kamu juga bisa membeli alatnya untuk mengetahui phase loudspeaker.
  • Untuk menghindari kerusakan, gunakan impedansi 4 atau 8 ohm sesuai dengan kebutuhan daya dan power ampli. Untuk impedansi 2 ohm tidak disarankan apabila kamu belum mengerti betul tentang spesifikasi dan class power ampli yang digunakan sebagai pendorongnya. Bagaimana jika lebih dari 8 ohm?…. semakin besar impedansi, maka potensi daya yang dihasilkan power akan semakin kecil. Tak hanya itu, jika terlalu besar justru bisa menyebabkan power ampli kepanasan dan bisa merusak TR final bahkan banyak komponen yang lainnya.

Demikian cara-cara merangkai banyak speaker untuk sound system, baik seri maupun pararel. Semoga bermanfaat!

Advertisement

11 thoughts on “Cara Menyambung Banyak Speaker yang Benar pada Audio Sound System

    1. Supri Post author

      Kalau b1 power, bagi saya pakai 3 buah nanggung, mending genap kalau nggak 4 ya 2 buah saja. Supaya gampang ngebaginya.

      Kalau misalnya pakai 3 buah, ngebaginya gini: yang 12 inch x2 dipakai mid low, dan yang 1 biji 15 inch dipakai sub. Powernya tentu saja sendiri-sendiri. Hanya saran….

      Reply
  1. hombink

    slmt sore mas,saya mo tanya,,saya py power peavey ps3000 dan mixer yamaha mg16xu dan speaker ark 15” x 2bh serta speaker spider 13” x 2 bh,
    yg ingin saya tanya boleh kah saya pakai ke 4 speaker tsb? yg mana speknya tidak sama..dan apa resikonya? terimakasih banyak sebelumnya…

    Reply
    1. Supri Post author

      Bisa saja asal bisa menghitung impedansinya…apabila powernya mendukung speaker 8 Ohm, maka keempat speaker itu harusnya akan tetap sebesar 8 ohm. Jika powernya 1000 watt, maka total ke 4 speaker itu setidaknya 1000 watt… Namun ketika total speaker itu 2000watt, maka powernya tidak akan maksimal….. Mengenai aman tidaknya, tetap aman selama impedansi seaker totalnya sesuai dengan yang disarankan oleh powernya

      Reply
  2. TG'S

    saya punya power kecil’lan. saya menggunakan speker main di 2ohm. 10″x3 & 6’x4 SUB semua. saya menggunakan final sanken 4 set. trafo saya pake 10A besar. memang final cepat panas tpi suara sangat bagus lantang & glerr. saya memakai kipas pararel 3 di pendingin. smua aman” saja di pake acara takbiran,musaffar, akekahan.. acara kecil’lan lahhh….. salam gleerrrrr.. TG’S.

    Reply
  3. winanto

    slm mlm. bagaimana cara menyambung speaker double coil yg di pasang berhadapan pada polytron bigbazz active subwoofer system type PSW 500

    Reply
    1. Supri Post author

      biasanya double coil itu masing-masing coilnya 4 0hm, kalau butuh 2 ohm maka bisa dipararel, kalau perlu 8 ohm maka bisa diseri, kalau perlu 4 ohm maka hanya digunakan 1 coil saja. Kalau dua biji speaker double coil msalnya, apabila butuh 4 ohm maka kedua buah speaker di pararel kemudian diserikan. Kalau butuh 8 ohm, maka masing2 speakr hanya dipakai coil sebelahnya saja masing2 dan di serikan….

      Lihat saja speknya berapa ohm percoilnya

      Reply
  4. Wayan Suarjaya

    Gan saya mau rakit sound system Murah meriah.

    rencana:
    1. Power Mixer https://www.bukalapak.com/p/elektronik/elektronik-lainnya/9x6i1p-jual-amplifier-targa-bn-302-power-mixer-karaoke-bn302

    2. mau saya pasang 10 biji speaker pasif 8 ohm ukuran 5inch

    bagaimana proses perakitan speaker nya? apa bisa sperti itu? atau harus 8 biji spekaernya?

    Reply
    1. Supri Post author

      kombinasi seri dan pararel.

      10 speker msg2 dipararel akan menjadi 5 blok speker dengan 4ohm perblok. kemudian tiap blok kita pararel lagi ; hasilnya akan menjadi 2 blok speker dengan impedens 2 ohm, maka akan sisa 1 blok speker 4 ohm. Nah lalu kita pararelkan saja antara blok utama dan blopk sisa yg berisi 2 spekaer 8 ohm yg sdh dipararel jadi 4ohm; maka hasil akhirnya adalah 6 ohm.

      impedens 6 ohm sudah cukup bagus dan aman…. tinggal kita hitung saja berapa daya power amplinya?…

      Jika 1 speaker berdaya maks 50 watt maka dikalikan 10 speaker maka total daya maksimal speakr 500 wat; jadi power amplinya harus berdaya 500watt supaya bisa menghasilan audio yang baik..

      Reply
  5. DWI

    Salam. Mau tanya, saya pengin membuat studio musik minimalis. Rencana saya tidak menggunakan speaker, tapi hanya menggunakan mixer dan 7 buah headphones. Bagaimana cara membuat agar output mixer bisa dipasang dengan 7 buah headphones? Apakah perlu AMP/ Splitter? Seperti apa rangkaian nya. Mohon bisa membalas ke email saya dwisetya05@gmail.com

    Reply
    1. Supri Post author

      Ya perlu pakai headphone distribution, ada juga yg 8 channel alias bisa untuk 8 headphones yg memang biasa dipakai utk studio..

      Kalau skema rangkaian saya gak punya, tapi kalau mau merakit sendiri kayaknya bisa saja. Yg diperlukan mungkin hanya mini power amplifier 3-5 watt 12V sebagai penguat. Kalau butuh 7 channel/headphones, ya power ampli nya butuh 7 buah juga. atau kalau mau irit juga 1 power ampli mini untuk 2 headphone yg dipararel. Penataannya ya bisa dikreasikan sendiri sajalah…. bisa pakai box apa saja yg penting bisa untuk penempatan 7 jek dan 7 potensio 😀

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *