Skema Cara Menggabungkan 2 Trafo untuk keperluan 1 Power Amplifier

Cara menggabungkan trafo menjadi satu tidaklah sulit, syaratnya tegangan masing-masing trafo harus disearahkan dulu, bisa menggunakan kiprok atau merangkai dioda sendiri; serta kedua trafo harus memiliki tegangan yang sama. Tujuan untuk menggabungkan 2 trafo menjadi satu khususnya untuk menambah amper , namun juga bisa untuk menambah voltase. Kenapa tidak menggunakan 1 trafo saja?…. Betul, tapi hal ini tergantung kebutuhan juga …. Kamu merasa perlu menggabungkan 2 trafo apabila merasa sayang melihat trafo yang tidak terpakai, sementara power amplifier kamu membutuhkan ampere yang lebih tinggi lagi. Terus yang kedua, mungkin kamu ingin meningkatkan voltase yang lebih tinggi buat power kamu, sementara tegangan maksimal trafo yang tersedia kamu rasa masih kurang. Alasan lain, kamu menggabungkan 2 trafo untuk 1power ampli agar trafo tidak panas,,,, lho kok bisa tidak panas?… Karena 1 trafo hanya digunakan untuk menghandel sisi tegangan ( – ) dan trafo yang satunya hanya untuk menghadel tegangan (+ ) jika untuk power yang membutuhkan tegangan simetris(CT). Baca juga Menggunakan Power Supply SMPS untuk power amplifier

Advertisement

Berikut beberapa cara dan skema untuk menggabungkan 2 trafo dengan berbagai tujuan untuk menghidupkan power ampli

Menggabungkan 2 trafo Untuk menambah Voltase/tegangan

Menggabungkan 2 trafo untuk meniambah tegangan ampere tetap

Cara diatas adalah untuk menambah voltase dari trafo, tanpa mengurangi kuat arus/amperenya. Jadi dengan menggunakan 2 trafo yang digabungkan seperti cara diatas, kamu akan memiliki trafo 5 amper dengan tegangan DC output sekitar 60 volt, dengan asumsi kedua trafo kamu adalah 5 ampere CT dan dengan keluaran AC yang digunakan adalah tab yang 25V. MKalau hanya 1 trafo , apakah bisa ditingkatkan tegangannya?… bisa saja, asal trafo CT. Namun jika 1 trafo yang dinaikkan tegangannya, maka kuat arusnya tidak akan sama jika digunakan secara normal. Namun untuk menaikkan tegangan dengan 1 trafo tidak akan saya bagikan dalam artikel ini.

Lihat Juga :  Cara Membuat Box Speaker PLANAR, Skema & kelebihannya

Cara menggabungkan 2 trafo untuk meningkatkan arus/ampere tanpa menambah tegangan

Cara Menggabungkan trafo

Nah, kalau cara merangkai dalam gambar skema diatas adalah apabila kamu ingin menambah ampere tegangan power kamu dengan 2 trafo yang digabungkan menjadi satu. Kamu bisa menambahkan trafo yang masing-masing berbeda ampere; misalnya kamu memilikiĀ  trafo 5 amper dan 10 ampere, maka jika digabung secara pararel seperti gambar diatas maka akan menghasilan tegangan dengan kuat arus sebesar 15 ampere. Ya, rumusnya sederhana. Tapi syaratnya voltase keluarannya masing-masing harus sama. Tapi ditrafo output 25 volt kok keluarnya menjadi 30V?.. itu karena tegangan AC yang disearahkan menjadi DC akan bertambah. Bagaimana kalau lebih dari 2 trafo?…. ya gampang saja, hanya tinggal menambah kiprok dengan cara yang sama, kemudian keluaran kiprok digabungkan ke elco tapi min dan plus jangan sampai kebalik ya?… tapi kalau bisa jangan lebih dari 2 trafo yang digabungkan, berat soalnya…. šŸ˜€

Baca juga : Perbedaan jenis Transistor Final Power, Jengkolan Sanken, Toshiba, Mjl, NJW, dan TIP

Cara menggabungkan 2 trafo untuk menambah amper (cara 2)

Cara Menggabungkan trafo

Sebenarnya cara diatas tidak secara langsung akan menambah amper pada tegangan, namun tendangan bass pada speaker akan lebih kuat jika dibandingkan hanya menggunakan 1 trafo. Kalau kamu merangkai 2 trafo seperti cara diatas, maka sama saja kamu menggunakan 1 trafo sebesar 5A untuk masing-masing driver+final pada sisi transistor NPN dan PNP. Jadi sebenarnya cara merangkai diatas tidak menggabungkan 2 trafo secara pararel dan juga tidak dengan cara seri,,,, lha terus apa?…. Kedua trafo sebenarnya bekerja sendiri-sendiri, alias tidak dirangkai dengan cara apapun. Syaratnya kamu harus menyediakan 2 trafo yang memiliki kuat arus dan voltase yang sama. Lalu bagaimana dengan pendapat saya?…. Kalau menurut saya, tanggung kalau menggunakan cara yang ini, dan lebih baik cara yang sebelumnya. Tapi tergantung keperluannya juga sih, hal itu sah-sah saja… Sekali lagi kalau menurut saya itu hanya buang-buang duit,Ā  kecuali jika kamu membuat power ampli berdaya watt tinggi, yang dimaksudkan untuk membagi panas trafo/mengurangi beban jika 1 trafo.

Lihat Juga :  Perbedaan jenis Transistor Final Power, Jengkolan Sanken, Toshiba, Mjl, NJW, dan TIP

CATATAN :

  • TEGANGAN 25 VOLT PADA TRAFO YANG DIGAMBAR HANYALAH ILUSTRASI. ANDA BISA MENAMBAH ATAU MENGURANGI SESUAI DENGAN KEBUTUHAN ANDA.
  • KIPROK BISA ANDA LEBIHKAN KAPASITASNYA 2 KALI DARIPADA TRAFO, MISALNYA JIKA MENGGUNAKAN TRAFO 5A, MAKA ANDA BISA MENGGUNAKAN KIPROK 10 AMPER ATAU LEBIH JUGA GAKPAPA. SEMAKIN BESAR AKAN SEMAKIN KUAT, NAMUN SESUAIKAN JUGA KARENA SEMAKIN BESAR HARGANYA TENTU SEMAKIN MAHAL.

Nah demikian cara-cara dan skema merangkai menggabungkan 2 trafo untuk 1 power ampli yang perlu kamu ketahui. Sesuaikan dengan kebutuhan saja, kamu bisa memilih cara 1,2, atau cara 3 seperti yang tampak pada gambar rangkaian diatas.

Advertisement

2 thoughts on “Skema Cara Menggabungkan 2 Trafo untuk keperluan 1 Power Amplifier

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *